Setelah Lumpuh Kok Ayah Jadi Pemarah?

Setelah Lumpuh Kok Ayah Jadi Pemarah?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Kamis, 07 Jun 2012 12:30 WIB
Setelah Lumpuh Kok Ayah Jadi Pemarah?
ilustrasi
Jakarta -

Ayah saya kecelakaan pada bulan Juli 2006, kemudian mengalami CKB. Koma selama 3 bulan, kaki kanan ayah saya retak lalu bagian kiri lumpuh. Tapi alhamdulillah saat ini ayah saya bisa berjalan tapi tidak sempurna, dibantu dengan tongkat.

Lalu untuk masalah kaki bagian kiri, ayah saya saat ini mendingan, bisa digerakkan tapi sangat tidak sempurna. Itu untuk solusi kaki kiri dan tangan kiri ayah saya bagaimana?

Kemudian, sifat ayah saat ini hanya dua, yaitu kalau tidak nangis, marah-marah dengan hal sepele. Ayah saya langsung beranggapan bahwa dia lumpuh tapi bisa membunuh orang yang saat itu dimarahi ayah saya. Terutama sama keluarga itu selalu marah-marah. Tapi sama orang lain, kalau bertemu dia menangis dan tidak mungkin marah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ayah saya malahan menurut kata orang lain dari ada keluarganya. Saya sedih liat ayah saya kalau lagi tidur, tapi saya sempat kesal kalau ayah saya sedang marah besar. Tolong dibantu dok.

Fullan (Pria Lajang, 19 Tahun), kalong_xxx@yahoo.com,
Tinggi Badan 170 Cm, Berat Badan 50 Kg

Jawaban:

Kalau hanya dengan mendengarkan cerita Anda saja, kemungkinan ayah Anda menderita memar otak hebat yang menyebabkan kerusakan di pusat motorik otak dan saat ini membaik. Tapi untuk mendukung dugaan ini dokternya memerlukan melihat CT Scan otak ayah Anda.

Sedang untuk keluhan gangguan emosi, ini disebabkan oleh karena terkenanya fungsi otak yang dapat disebabkan oleh karena trauma yang terjadi tapi dapat juga disebabkan karena usia atau kondisi otak yang memang menurun (bukan akibat trauma). Untuk itu juga diperlukan melihat hasil CT Scan otaknya.

Jadi untuk menjawab ini semuanya diperlukan konsultasi langsung dengan membawa setidaknya CT Scan otak kepada dokter spesialis Saraf atau Bedah saraf .


Dr. Gunawan Susanto Sp.BS
Dokter Spesialis Bedah Saraf. Praktik di RS PURI INDAH-PONDOK INDAH, Jl. Puri Indah Raya Blok S-2, Kembangan Selatan, Jakarta Barat. Telepon: 2569522.

(up/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads