Suami Berdandan Seperti Wanita Setelah Menikah 12 Tahun

Suami Berdandan Seperti Wanita Setelah Menikah 12 Tahun

detikHealth
Jumat, 29 Jun 2012 16:41 WIB
Ditulis oleh:
Suami Berdandan Seperti Wanita Setelah Menikah 12 Tahun
(Foto: thinkstock)
Jakarta -

Saya sudah menikah selama 12 tahun dan memiliki 3 anak, suami saya suka memakai atau berdandan seperti wanita, tetapi suami saya hanya menyukai atau tertarik lawan jenis (wanita).

Dia sudah memiliki kelainan ini sebelum bertemu saya, tetapi saya baru tahu setelah menikah. Setelah saya bertanya-bertanya, dia sejak kecil hanya bermain dengan sepupu perempuannya, bermain masak-masakan dan rumah-rumahan seperti anak-anak perempuan pada umumnya.

Setelah dewasa dia pernah bergaul dengan waria sehingga semakin mendorong keinginan dia untuk berdandan seperti wanita. Sudah berkali-kali dia berusaha untuk berubah tapi tidak bisa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apakah bisa disembuhkan? Dan apakah dia bisa menjadi lelaki normal? Bagaimana cara penyembuhannya?

Lala (Perempuan Menikah), teawXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 150 cm dan Berat Badan 50 kg

Jawaban

Sdri.Lala yang baik. Sekilas saya menduga suami Anda mungkin seorang transvestite, atau individu yang bisa terangsang jika menggunakan atau berdandan secara wanita. Bisa sembuh atau tidak saya tidak berani mengatakan apa-apa karena perlu konseling untuk menentukan diagnosa.

Terus terang saja sdri.Lala, sebenarnya jika suami Anda selalu memuaskan Anda secara seksual, tidak berselingkuh secara fisik maupun emosi dengan wanita lain selama menikah, terlepas dari kebiasaan memakai pakaian wanita di rumah, nampaknya pasangan Anda merupakan suami dan ayah yang baik bagi Anda sekeluarga.

Jika suami Anda berpakaian wanita di rumah saja tidak ke publik, saran saya Anda lebih santai sajalah menerima 'kebiasaan antik' suami Anda. Toh tidak menyakiti siapa-siapa dan tidak melanggar hukum. Selamat menikmati hidup :)


Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi yang memiliki pendidikan seksual yang berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual, anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.

Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.




(mer/ir)

Berita Terkait