Bercinta Tanpa Mengeluarkan Sperma dengan Metode Tao

Bercinta Tanpa Mengeluarkan Sperma dengan Metode Tao

detikHealth
Selasa, 03 Jul 2012 18:17 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Bercinta Tanpa Mengeluarkan Sperma dengan Metode Tao
(Foto: thinkstock)
Jakarta -

Dok, saya terinspirasi metode Tao, bahwa setiap hubungan intim, sebaiknya sperma jangan dikeluarkan. Saya rasakan sih bisa berhubungan intim lebih dari satu kali. Namun ada tidak efek sampingnya? Terimakasih.

Bima (Laki-laki Menikah, 41 Tahun), bimamabaXXXX@ymail.com,
Tinggi Badan 168 Cm, Berat Badan 100 Kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah tentang efek samping 'Seks-Tao' yang mengacu pada falsafah 'IM & Yang' dalam ajaran LAO-TZE yang hidup pada kurun waktu sebelum tahun Masehi.

Dari sudut ilmu Kedokteran Seksual, orgasme terjadi setelah ejakulasi yang memicu hormon 'Endorphin' keluar, hingga timbul rasa kenikmatan, relaksasi serta punya kontribusi meningkatkan imunitas (daya tahan) tubuh terhadap penyakit.

Bila orgasme tetap Anda alami kendatipun tidak terjadi ejakulasi, hormon 'Endorphin' tetap bisa keluar. Dengan demikian, kenikmatan dan manfaat Seks-Tao pada kesehatan tubuh tetap terjadi seperti hubungan seksual dengan siklus yang konvensional (biasa).

Dr. Andri Wanananda, MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(ver/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads