Takut Kanker Karena Tempat Kerja Tercemar Limbah Industri

Takut Kanker Karena Tempat Kerja Tercemar Limbah Industri

detikHealth
Rabu, 25 Jul 2012 10:22 WIB
Ditulis oleh:
Takut Kanker Karena Tempat Kerja Tercemar Limbah Industri
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Dok, saya mau bertanya masalah lingkungan kerja saya yang tercemar limbah proses bleacing pada pulp industry (proses pemutihan bubuk kayu dengan clorine), limbah ini adalah AOx, yang diakui perusahaan dibuang ke sungai dengan kandungan 75%. Nah pertanyaan saya apa benar limbah ini bersifat akumulatif yang nantinya menjadi tumor atau kanker? Terimakasih

Sonny F (Laki-laki Lajang, 24 tahun), sony_eXXXXX@yahoo.co.id,
Tinggi Badan 163 Cm, Berat Badan 55 Kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahan kimia dan limbah merupakan racun yang sangat berbahaya, maka tentunya resiko untuk terkena kanker akan lebih tinggi dibandingkan dengan orang normal yang tidak kontak dengan limbah tersebut.

Sebaiknya usahakan untuk menghindari kontak dengan bahan kimia apapun. Namun apabila terpaksa harus bekerja langsung dengan bahan kimia, maka sebaiknya lakukan dulu proteksi diri.

AOx adalah singkatan untuk adsorbable organic halides, dalam hal ini halida yang dimaksud adalah klorida. Jika zat organik berikatan dengan atom klor ini maka bisa membentuk senyawa yang beracun dan terakumulasi di dalam tubuh yang dapat memicu penyakit.

Prof. Dr. Li Yuan Zhong
Adalah dokter di Rumah Sakit Modern Hospital Cancer, Guangzhou yang merupakan rumah sakit swasta yang telah diakui Departement Kesehatan Pemerintah China, dibawah naungan yayasan group 'Bo Ai'.

Pusat konsultasi cabang di Jakarta ada di Gedung Menara Citicon Lantai 11 Blok C2, Jl. Jend S Parman kavling 72 slipi, Jakarta Barat. Nomer telepon: (021) 999 333 80, (021) 920 88881, (021) 2930 8708, (021), 2930 8709 0818197758.

Cabang Surabaya di Jl HR Muhammad 75A Surabaya, dan no telp 031-7315222.
Alamat Website:
www.cancerhospital.co.id
http://www.asiancancer.com/

(ver/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads