Dok, saya menikah 10 bulan dan belum dikaruniai anak, setiap melakukan hubungan suami istri disaat foreplay saya mengeluarkan banyak cairan.
Kadang disentuh oleh suami pun Miss V saya sudah basah. Apakah itu normal atau tidak ya dok?
Dan apakah melakukan hubungan suami istri disaat saya masih haid tapi sudah tidak ada darah hanya cairan coklat apakah diperbolehkan atau tidak? Terimakasih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tinggi Badan 156 Cm dan Berat Badan 46 Kg
Jawaban
Bila pada masa pernikahan 6 bulan, pasangan suami-isteri yang secara teratur berhubungan intim, belum dikaruniai anak, maka patut dicermati sebagai pasangan yang mengalami 'Infertilitas'. Anda & suami dianjurkan untuk berkonsultasi pada Klinik Infertilitas agar dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab ketidaksuburan.
Mengenai vagina yang cepat basah pada saat foreplay dengan mengeluarkan banyak cairan (lubrikasi), menunjukkan kebugaran seksual Anda amat baik.
Untuk melakukan hubungan intim sebaiknya dilakukan setelah haid bersih. Petunjuk bersihnya itu adalah dinding rahim telah bersih dan tidak ada celah pembuluh darah yang terbuka.
Kenapa harus menunggu celah pembuluh darah tertutup karena hal ini untuk mencegah terjadinya 'Emboli udara', yaitu gelembung udara yang masuk pembuluh darah serta bisa menyumbat pembuluh-pembuluh darah pada organ-organ vital, antara lain jantung, paru-paru.
Dr. Andri Wanananda, MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.
(ir/ver)











































