Bahagia Jika Bisa Melakukan Oral Seks

Bahagia Jika Bisa Melakukan Oral Seks

detikHealth
Senin, 17 Sep 2012 17:46 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Bahagia Jika Bisa Melakukan Oral Seks
(Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Apakah pandangan kesehatan tentang wanita menelan sperma pria? Sebab saya suka sekali mengulum penis dan menelan sperma. Bahkan tiap coitus pun (pakai kondom) saya selalu minta supaya dibolehkan mengakhirinya dengan mengulum penisnya sampai orgasme dalam mulut.

Sejak ini hidup saya baik-baik saja dan malah hidup terasa lebih bahagia bila hasrat itu terpenuhi. Tapi kenapa di beberapa artikel menyatakan bahwa wanita enggan akan hal itu?

Bertolak belakang dengan kenyataan sharing dari beberapa teman-teman dekat sesama wanita yang menyatakan sangat menikmatinya seperti saya. Bahkan ada beberapa teman juga yang sangat berhasrat untuk hal itu tapi malu mengutarakan pada pasangannya. Mohon penjelasan dari dokter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nova (Perempuan, 28 Tahun), novXXXXXXX@ymail.com
Tinggi Badan 165 Cm dan Berat Badan 50 Kg

Jawaban

Dari sudut pandang Kedokteran Seksual, tertelannya cairan sperma tidak berbahaya bagi kesehatan, selama kondisi penis dan rongga mulut bersih, dan tidak ada tanda-tanda peradangan.

Komposisi zat-zat yg terdapat dalam cairan sperma dapat dilihat pada: "Serba serbi cairan sperma" dalam blog, andriwanananda.blogdetik.com

Jadi kesimpulannya adalah hubungan seksual yang dijalani oleh Anda dan pasangan amat normal serta bervariasi.

Seks oral yang dikenal sebagai Fellatio (bila wanita mengulum penis) dan Cunnilinghus (bila pria yang lakukan seks oral pada vagina) adalah salah satu variasi 'foreplay' menjelang hubungan seksual.

Kegiatan ini sama sekali tidak berbahaya bila dilakukan secara 'hygienis', yaitu dengan cara memperhatikan aspek kebersihan aurat (alat kelamin) masing-masing. Dalam hal ini Anda dan pasangan sudah melakukannya dengan tepat. Selamat melanjutkan kegiatan seks oral.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(ver/ir)

Berita Terkait