Halo dok, saya pria menikah. Tapi 4 bulan terakhir ini saya terkena disfungsi ereksi selektif, tetapi hanya dengan istri. Kalau sama cewek lain saya normal malah tanpa dirangsang sudah ereksi.
Maaf dok masalah ini awalnya hanya karena pada saat mau berhubungan sama istri tiba-tiba telepon saya berbunyi dan saya memilih untuk menyetop aktivitas seksual saya dan mengangkat telepon tersebut. Teleponnya tidak ada kabar buruk atau baik hanya masalah kerjaan saja.
Setelah itu saya mau melanjutkan kembali tetapi saya tidak bisa ereksi dan sejak kejadian itu jadi susah ereksi. Saya sangat takut dan sampai sekarang saya susah untuk ereksi sama istri, tetapi akhir-akhir ini kalau pagi hari setelah bangun tidur saya bisa ereksi normal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertanyaan saya apa dampak pengunaan cialis yang berkepanjangan (hampir setiap kali berhubungan saya memakai cialis). Bagaimana dok untuk mengatasi problem saya ini? Terimakasih dok.
Ricky (Pria Menikah, 28 Tahun), angXX_XXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 176 Cm dan Berat Badan 90 Kg
Jawaban
Dari keluhan Anda dan usia Anda yang relatif tergolong muda, dapat disimpulkan Anda mengalami Disfungsi Ereksi (DE) yang 'situasional'. Jelasnya bila dengan wanita lain, bukan dengan isteri, Mr P Anda perkasa maka DE lenyap.
Kemungkinan penyebabnya, rasa boring (jemu/bosan) dengan pasangan resmi, yaitu isteri Anda. Rasa bosan/jemu memang sering dialami oleh pasangan suami isteri yang relatif sudah lama menikah atau hubungan intimnya 'monoton' alias tidak ada bervariasi.
Dering telpon yang berbunyi saat Anda hubungan intim dengan isteri, hanya pemicu, bukan sebab utama.
Sementara boleh saja menggunakan erektogenik (Cialis) sepanjang Anda tidak mengonsumsi obat jantung, isorbide-dinitrat. Cialis adalah erektogenik long-acting, yang khasiatnya berdurasi 48-60 jam.
Solusi DE-situasional adalah:
- Lakukan kerjasama dengan isteri untuk menciptakan variasi-variasi dalam 'foreplay' sampai dengan posisi hubungan seksual.
- Kemukakan terus terang kepadanya apa yang Anda inginkan dari dia, misalnya 'make-up' wajah, pakaian yang sensual menjelang foreplay dan sebagainya.
- Juga minta isteri kemukakan pula apa yang ia inginkan dari penampilan Anda menjelang hubungan intim.
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.
(/)











































