Saya punya istri (seumuran) dan satu anak, menikah sekitar 1,5 tahun. Yang saya mau tanyakan kenapa istri saya sepertinya kurang tertarik dengan seks.
Dia tidak pernah mengajak saya berhubungan seks terlebih dahulu, selalu saya yang meminta, itu pun hampir selalu ditolak karena dibilang tidak berselera.
Hal ini terjadi sejak awal menikah dulu. Bagaimana cara membangun hasrat istri saya sehingga dia bisa ketagihan. Terimakasih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tinggi Badan 170 Cm dan Berat Badan 82 Kg
Jawaban
Nampaknya dilema Anda terjadi pada hampir kebanyakan laki-laki yang sudah menikah 1,5 tahun maupun yang sudah 15 tahun. Kebanyakan wanita memang kurang menikmati kehidupan seksualnya, apalagi setelah memiliki anak karena lebih banyak berfokus pada bagaimana mengurusi anak.
Meskipun tidak punya anak, ada banyak perempuan yang relatif tidak begitu menikmati hubungan seksualnya.
Cara paling cepat untuk membuat wanita bergairah adalah;
Satu, romantisme.
Memang ini merupakan berita buruk bagi kebanyakan laki-laki karena untuk bersikap romantis laki-laki butuh energi yang luar biasa.
Kalau ingin istri memiliki hasrat yang sama tingginya, sering-seringlah munculkan romantisme dalam hubungan. Hampir semua perempan suka bunga dan coklat.
Tidak usah menunggu ulang tahun pernikahan atau valentine, berikanlah bunga atau coklat atau hal yang paling disukai istri. Berikan surprise, yang jelas agar istri tahu ia diperhatikan dan spesial.
Kebanyakan perempuan butuh diperlakukan seperti itu tapi laki-laki berhenti melakukannya setelah mendapatkan si perempuan, apalagi setelah menikah.
Berikan kejutan setidaknya seminggu sekali atau puji dia ketika berdandan cantik atau saat bangun pagi. Hal itu akan sangat mempengaruhi mood perempuan sehingga ia mau berhubungan seks dengan Anda.
Selamat mencoba.
Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi dengan pendidikan seksual berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual dan juga merupakan anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.
Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.
(ir/ir)










































