Pura-pura Orgasme Agar Suami Percaya Diri

Pura-pura Orgasme Agar Suami Percaya Diri

detikHealth
Selasa, 09 Okt 2012 18:13 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Pura-pura Orgasme Agar Suami Percaya Diri
ilustrasi (foto: Thinkstock)
Jakarta -

Dok, 5 bulan yang lalu saya melahirkan anak pertama melalui operasi caesar. Hubungan intim pertama setelah melahirkan dilakukan setelah 2 bulan pasca persalinan.

Pada awalnya saya tidak memiliki keluhan apapun dalam hal seks setelah melahirkan. Tetapi 2 bulan belakangan saya lebih sulit dirangsang, karena tidak terangsang vagina saya tidak mengeluarkan pelumas sehingga seks terasa sangat menyiksa.

Pada kegiatan intim dengan suami saya tidak pernah bisa mencapai orgasme walaupun saya merasa sudah hampir bisa orgasme.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suami saya tidak tahu tentang masalah ini, karena setiap kali saya berhubungan intim saya selalu berpura-pura orgasme karena saya takut dia menjadi tidak percaya diri.

Frekuensi hubungan intim saya 1 minggu sekali, dan berlangsung selama 30-45 menit.

Pertanyaan saya, apa yang menjadi penyebab dari masalah seksual saya itu dok dan bagaimana cara mengatasinya? Terimakasih.

Mal (Perempuan Menikah, 23 Tahun), nurXXXXXXXXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 168 Cm dan Berat Badan 68 Kg

Jawaban

Dari keluhan Anda dapat disimpulkan sebagai berikut:
Pertama, sejak awal Anda mengalami gangguan orgasme (Orgasmic Disorder), yang Anda ungkapkan sebagai tidak pernah bisa mencapai orgasme. Hingga Anda terpaksa berpura-pura orgasme (Fake Orgasm).

Selanjutnya, Anda mengalami pula gangguan rangsangan seksual (Sexual Arousal Disorder) setelah Anda melahirkan anak pertama melalui operasi caesar.

Anda tidak usah risau, kedua keluhan Anda bisa disembuhkan melalui sex-therapy dan hormonal-therapy.

Dianjurkan Anda berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kebidanan dengan subspesialisasi disfungsi seksual wanita atau Dokter Spesialis Andrologi.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads