Salam dr Dito, istri saya mengalami sakit kepala yang menahun dan makin parah saja akhir-akhir ini. Kalau mau diperiksa lebih intensif lagi saya harus membawa istri saya untuk diperiksa oleh dokter spesialis apa dan saran dr Dito bagaimana?
Terimakasih.
Yesaya (Pria Menikah, 42 Tahun) yesayaXXXX@yahoo.com,
Tinggi Badan 170 Cm, Berat Badan 80 Kg
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terimakasih atas kepercayaannya kepada kami.
Mohon maaf Bp Yesaya, karena data yang kami peroleh hanya minimal, maka ada beberapa hal yang perlu diketahui sebagai langkah anamnesis (biasanya dilakukan dokter, untuk kemudian dilakukan pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang bila diperlukan):
1. Dokter harus membedakan ini adalah nyeri kepala primer atau sekunder.
2. Bila ternyata nyeri kepala sekunder, maka dokter perlu menggali detail atau rinci pertanyaan sbb:
a. apakah nyeri kepala dipicu oleh aktivitas fisik?
b. apakah nyeri kepala dipicu oleh aktivitas seksual?
c. apakah nyeri kepala dipicu oleh manuver valsalva?
d. apakah nyeri kepala sudah timbul sejak usia kecil (kurang dari lima tahun) atau setelah usia dewasa?
e. apakah nyeri kepala timbul pernah berkaitan dengan kondisi berikut: saat didiagnosis kanker atau keganasan, berkaitan dengan kehamilan, berkaitan dengan penurunan sistem imunitas?
f. apakah nyeri kepala berkaitan erat dengan perubahan atau penurunan kesadaran?
g. apakah nyeri kepala berlangsung lebih dari satu jam?
h. apakah onset serangan nyeri kepala berlangsung tiba-tiba hingga membangunkan tidur, atau berlangsung perlahan?
i. apakah nyeri kepala episode pertama kalinya dirasakan begitu berat dan semakin lama semakin memburuk?
j. Bagaimana hasil interpretasi pemeriksaan fisik dan neurologis abnormal yang mengiringi nyeri atau sakit kepala?
k. Bila diperlukan, maka dokter akan melakukan pemeriksaan CT scan atau MRI sesuai indikasi.
Setelah semua hal di atas diketahui, maka barulah dokter dapat menegakkan diagnosis nyeri kepala istri Anda.
Sekadar diketahui, saat proses mendiagnosis, dokter akan berpikiran sbb:
1. sakit kepala sebagai keluhan
2. sakit kepala sebagai diagnosis
3. apa saja yang khas pada sakit kepala secara umum
4. diagnosis banding dari sakit kepala
5. penatalaksanaan sakit kepala secara komprehensif
6. saran, nasihat untuk penderita sakit kepala
7. profilaksis sakit kepala
8. penatalaksanaan sakit kepala yang mengarah ke diagnosis migrain akut
9. penatalaksanaan sakit kepala yang mengarah ke diagnosis nyeri kepala tegang otot (tension headache)
10. penatalaksanaan sakit kepala yang mengarah ke diagnosis sakit kepala cluster
11. penatalaksanaan sakit kepala yang mengarah ke diagnosis sakit kepala akibat kelebihan obat
12. penatalaksanaan sakit kepala yang mengarah ke diagnosis sakit kepala dengan infeksi atau keganasan
13. penatalaksanaan sakit kepala yang mengarah ke diagnosis sakit kepala lainnya
Oh iya, sayang sekali Bp Yesaya belum menyebutkan sudah periksa ke dokter mana (saja) dan diberi obat apa (saja). Saran saya, sesuai hirarki rujukan, maka datanglah ke Puskesmas atau dokter keluarga terlebih dahulu. Barulah kalau belum reda atau belum sembuh dipersilakan berkonsultasi ke dokter keluarga Anda sebaiknya berkonsultasi ke spesialis apa.
Alternatif lainnya, berkonsultasilah kembali ke dokter yang pernah mengobati atau merawat istri Anda (kalau pernah ke dokter tertentu), mintalah beberapa kemungkinan diagnosis dan nasihatnya, apa yang harus dilakukan bila belum membaik setelah minum obat darinya.
Demikian penjelasan kami, mohon maaf bila ada yang kurang.
Salam sehat.
dr Dito Anurogo
Saat ini berkarya di RSI PKU Muhammadiyah, Universitas Palangka Raya, Universitas PGRI Palangka Raya. Konsultan kesehatan Netsains.com. Dokter peneliti hematopsikiatri dan medicopomology. Penulis buku 'Cara Jitu Mengatasi Impotensi' dan 'Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid', menulis karya ilmiah tentang Biomarker Stroke bersama ilmuwan di University Wisconsin, USA. Saat ini sedang melakukan riset tentang pharmacogenetic dan pharmacogenomic bersama ilmuwan dari University of California, Irvine, USA.
Peneliti hematopsikiatri (ilmu yang mempelajari hubungan golongan darah dengan kepribadian, gaya hidup dan kecenderungan pola penyakit, pencegahan serta solusinya). Peneliti Medicopomology (buah berkhasiat obat).
(up/ir)











































