Saya punya pacar dan hubungannya sudah berlangsung hampir 2 tahun. Yang jadi masalah, pacar selalu minta ML terus. Terhitung sudah 7 kali dia minta dan dengan terpaksa selalu saya turuti. Kalau tidak begitu, dia pasti marah-marah dan jatuh sakit.
Anehnya, saya pernah cerita ke ibunya, malah ibunya mengizinkan asal tidak sampai hamil. Yang ingin saya tanyakan, bagaimana sih biar pacar saya tidak minta ML terus-terusan. Terus terang saya risih mengingat saya masih sekolah kelas 3 SMK. Saya ingin serius pacaran, tapi ya nggak sampai ML gini. Tolong solusinya ya.
BD (Pria Lajang, 17 tahun), billXXXXX@ymail.com
Tinggi Badan 160 cm, Berat Badan 53 kg
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saudara BD, saya cukup kagum dengan pola pikir Anda yang jarang dimiliki oleh kebanyakan laki-laki berusia 17 tahun. Biasanya jika ada pacar yang minta ML, sebagai laki-laki ya dilayani saja. Saya kagum ketika Anda mengaku juga ingin membina hubungan yang lebih sehat.
Kalaupun ternyata disetujui oleh orangtua, yang paling penting adalah gunakan kondom. Jangan sampai pacar Anda berhasil memaksa Anda tidak menggunakan kondom sebab dapat menggagalkan semua rencana masa depan Anda. Selain itu Anda juga tidak akan tertular penyakit menular seksual.
Selanjutnya, tanyakan kepada pasangan, apa tujuan Anda berdua pacaran? Ingin memiliki hubungan yang seperti apa? Jadi pacaran oke tetapi sekolah juga jalan terus, jangan sampai tidak berimbang. Kalau pacar menolak menjalankan hubungan yang tidak berimbang, mungkin saatnya dipertimbangkan apakah ia perempuan yang pantas untuk Anda jika tidak memiliki misi yang sama dengan Anda.
Semoga pacar Anda bisa mengerti dan menjalankan pacaran yang sehat.
Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi yang memiliki pendidikan seksual yang berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual, anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.
Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.
(pah/ir)











































