Merasa Minder dan Susah Dapat Jodoh karena Glaukoma

Merasa Minder dan Susah Dapat Jodoh karena Glaukoma

detikHealth
Kamis, 01 Nov 2012 15:20 WIB
Ditulis oleh:
Merasa Minder dan Susah Dapat Jodoh karena Glaukoma
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Mbak Zoya. Saya ingin menceritakan pengalaman saya yang sampai saat ini menurut saya tidak memberikan hasil apa-apa, malah menjadi kesakitan dan kesedihan di hati saya.

Bagi saya, mendapatkan teman wanita itu sangatlah sulit. Jangankan menikah, untuk sekedar bisa berpacaran saja sangat sulit. Di tengah kekurangan saya sebagai manusia, saya memiliki satu penyakit mata yang disebut glaukoma sehingga mengharuskan saya hanya melihat dengan satu mata.

Saat ingin berinteraksi dengan lawan jenis, selalu saja terjadi penolakan. Saya merasa sering disepelekan wanita. Saya sudah berusaha semampu saya. Bahkan dalam keseharian saya ketika ingin berinteraksi, misalnya saat membeli barang kebutuhan atau pergi ke toko, terkadang para wanita yang bertugas mengawasi toko cenderung cuek kepada saya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam berbagai kehidupan saya juga selalu mengalami ketidakadilan. Padahal dalam hati saya, saya ingin memiliki pasangan. Pertanyaan saya sederhana. Apa yang harus saya lakukan? Terimakasih.

Rich (Laki-laki Lajang, 27 Tahun), dogiXXX@yahoo.co.id
Tinggi Badan 165 cm, Berat Badan 70 kg

Jawaban

Saudara Rich, saya harus berterus terang kepada Anda. Salah satu hal yang membuat Anda tidak mampu menjalin interaksi dan mencari pasangan bukanlah karena glaukoma atau perlakuan orang. Dari beberapa interaksi memang ada yang menyebabkan rasa tidak nyaman, tapi apakah orang yang bukan penderita glaukoma juga mengalami apa yang Anda rasakan? Jawabannya adalah iya.

Masalahnya, Anda punya alasan untuk menaruh glaukoma sebagai salah satu penyebab Anda tidak bisa mendapat pasangan. Banyak orang yang tidak memiliki kekurangan seperti Anda juga mengalami penolakan yang sama, terlepas dari dia ganteng atau tidak, pintar atau tidak.

Pada dasarnya semua laki-laki akan mengalami penolakan dalam hidupnya. Tapi apakah Anda akan terus menempatkan diri sebagai korban dari keadaan yang Anda terima? Saran saya adalah, jangan berpikiran negatif bahwa setiap orang yang menolak, tidak mau melihat, atau nyuekin Anda itu karena penyakit glukoma atau kesalahan dalam tubuh Anda.

Sikapilah penolakan tersebut dengan biasa saja, bahwa memang orang itu sedang tidak mau berinteraksi. Pahamilah bahwa Anda bukan korban dari keadaan. Pikirkanlah bahwa Anda berinteraksi karena memang merasa nyaman. Tidak usah dipikirkan terlalu dalam mengenai glaukoma.

Apabila setiap mau berinteraksi dengan perempuan, Anda sudah berasumsi dia pasti tidak akan mau dengan Anda karena glaukoma, maka terjadilah seperti apa yang Anda inginkan. Berhentilah mendoakan sesuatu yang negatif akan terjadi karena secara psikologis, hal itu membuat Anda jadi tidak percaya diri.

Saya banyak bertemu dan memberikan konseling kepada orang yang cacat, buta sejak lahir, tuna rungu, tuna wicara dan sebagaianya. Mereka nyatanya bisa memiliki pasangan. Yang membedakan antara mereka yang jauh lebih tidak beruntung secara fisik ketimbang Anda adalah karena mereka lebih pede dibanding Anda.

Jadi, kembalikan rasa percaya diri Anda. Stop menghakimi diri sendiri dan menempatkan diri sebagai korban. Lakukan pendekatan pada perempuan yang Anda sukai. Tunjukkan bahwa Anda berbeda dan mengapa Anda menyukai dia. Kepercayaan diri seperti itulah yang membuat Anda semakin menarik, buat diri sendiri maupun di mata perempuan.

Kalau Anda sendiri merasa tidak cool atau keren, perempuan mana yang mau menghargai Anda?

Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi yang memiliki pendidikan seksual yang berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual, anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.

Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.

(pah/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads