Pacar saya juga gonta-ganti dan terobsesi untuk selalu ML dengan berbagai macam tipe wanita dan berbagai posisi ML yang berbeda. Bahkan saya juga sering ML dengan perempuan yang masih di bawah umur. Oleh karena itu saya jadi takut untuk menikah.
Saya ini sudah beberapa kali berusaha mengobati gaya hidup ini melalui prana atau supranatural dan hipnoterapi, tapi belum berhasil. Apa yang harus saya lakukan?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tinggi Badan 170 Cm dan Berat Badan 70 Kg
Jawaban
Mas Fani, apa yang Anda lakukan ini sebenarnya merupakan pilihan hidup Anda sendiri. Jadi kenapa mesti diobati ke mana-mana dengan hipnoterapi atau supranatural? Sebenarnya masalah ini harusnya merupakan tanggung jawab Anda, jadi ini bukan berada di luar kendali Anda.
Sebenarnya apa yang Anda cari? Kalau memang yang Anda cari adalah hubungan cinta yang bermakna, Anda tahu Anda tidak akan pernah mendapatkannya dengan meniduri banyak perempuan sekali pun. Kalaupun Anda mencari pembuktian diri melalui seks, ya memang ini yang Anda dapatkan dan akibatnya jadi takut menikah.
Jadi, ketakutan untuk menikah bukan karena gaya hidup Anda, tapi mungkin ada masalah psikologis dengan komitmen. Mungkin ada trauma pada pernikahan orangtua sebelumnya atau ada masalah lain. Maka sebaiknya Anda berdamai dulu dengan masa lalu Anda itu.
Lalu pertanyaan kedua, apakah arti cinta buat Anda? Selama Anda masih belum tahu apa arti cinta dan hubungan buat Anda, maka akan sulit bagi Anda untuk melepaskan kebiasaan ini. Karena bagaimana pun, cinta dan seks semuanya itu adalah pilihan.
Anda pergi ke ahli supranatural atau hipnoterapi seolah-olah Anda menganggap bahwa ini semua terjadi karena ada desakan makhluk lain, padahal sebenarnya ini semua adalah piihan Anda sebagai pribadi.
Jadi kembali kepada keputusan Anda sebagai manusia. Kalau Anda mau mencari cinta, Anda tidak akan mendapatkannya dengan seks. Cari tahu dulu apa masalah komitmen yang terjadi pada diri Anda sebenarnya.
Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi yang memiliki pendidikan seksual yang berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual, anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.
Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.
(pah/)










































