Saya ingin tanya, setiap perut saya telah terisi makanan, suara cacing dari perut saya berbunyi. Begitu juga saat perut saya lagi kosong, bunyi cacing itu terdengar. Apakah termasuk salah satu gejala cacingan? Terimakasih
Mutia (Perempuan Lajang, 16 Tahun), mutia_XXXXX@yahoo.co.id,
Tinggi Badan 162 Cm, Berat Badan 50 Kg
Jawaban
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertanyaan kamu polos sekali, saya sampai senyum-senyum sendiri waktu membacanya. Perut berbunyi itu bukan karena cacing tapi karena pergerakan usus dan angin yang ada di tubuh.
Selain otak, jantung, paru-paru, hati dan ginjal, usus merupakan salah satu organ penting yang selalu bekerja tanpa henti. Saat usus bekerja, gerakannya seperti 'meremas' yang membuat makanan, air dan angin dapat maju terdorong.
Nah, jika kamu lapar maka banyak angin di dalam usus kamu (karena tidak mungkin usus kamu kosong dan kempes) yang membuat bunyi-bunyi. Begitu juga saat setelah makan, banyak angin dan air terbawa masuk saat kamu mengunyah.
Sedangkan gejala cacingan yang muncul antara lain: makan banyak tapi tubuh tidak gemuk-gemuk, anemia, terdapat telur cacing dan/atau cacing yang keluar saat buang air besar (BAB).
Leona Victoria Djajadi MND
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Follow twitter @Leona_victoria (ver/)











































