Selangkangan Terasa Panas dan Punggung Ngilu Setelah Orgasme

Selangkangan Terasa Panas dan Punggung Ngilu Setelah Orgasme

detikHealth
Rabu, 16 Jan 2013 18:19 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Selangkangan Terasa Panas dan Punggung Ngilu Setelah Orgasme
(Foto: thinkstock)
Jakarta -

Salam hangat dokter. Saya ingin bertanya sebagai berikut:

1. Setelah beberapa menit saya merasakan orgasme punggung saya terasa ngilu dan nyeri sekali. Hal tersebut terus saya rasakan sampai beberapa hari bahkan setiap hari. Rasanya panas begitu juga di bagian selangkangan.

2. Dulu saya sering sekali onani. Itu dilakukan sejak usia 14 tahun dan terus hingga usia 27 tahun. Frekuensinya sewaktu usia 14-22 sangat sering. Hampir setiap hari. Setelah itu jarang-jarang dilakukan. Apakah itu efek dari onani itu?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

3. Bagaimana pengobatannya? Saya merasa terganggu sekali. Belum lagi tumit hingga betis sering mengalami pegal dan panas. Berdiri pun cepat lelah. Mohon infonya Dok. Terimakasih.

Arman (Pria Menikah, 33 tahun), surahXXXXX@yahoo.co.id
Tinggi Badan 176 cm dan Berat Badan 74 kg

Jawaban

Pada saat orgasme, seluruh otot-otot tubuh, termasuk otot punggung dan selangkangan akan meregang. Bagi individu yang kebugaran jasmaninya kurang baik akan dirasakan pegal, nyeri, ngilu pada otot-otot tubuhnya. Agaknya, hal ini terjadi pada Anda.

Onani tidak berbahaya untuk kesehatan, bila dilakukan dengan higienis, frekuensinya tidak mengganggu kegiatan rutin. Dengan demikian, gejala badaniah yang Anda alami setelah orgasme, bukan efek samping dari onani.

Pengobatannya berkisar pada upaya peningkatan kebugaran jasmani Anda, dengan latihan fisik secara regular, serta boleh ditambah dengan minum vitamin neurotropik (gabungan Vit B1, B6, B12).

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(mer/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads