Dok, saya baru menikah 3 minggu, hubungan seks dengan suami lancar dengan frekuensi 2 kali sehari. Setelah melakukan penetrasi di dalam, saya biasanya tidak langsung bangun atau tidur-tiduran terlebih dahulu, terkadang baru bangun pagi harinya.
Tapi mengapa setiap kali saya bangun ada cairan yang keluar dari vagina saya. Apakah cairan itu sperma suami? Apakah hal tersebut normal? Dan bagaimana dengan peluang kehamilannya? Mohon saran dari dokter, terimakasih
Fia (Wanita Menikah, 24 tahun), seribuXXXX@yahoo.co.id
Tinggi Badan 168 cm dan Berat Badan 62 kg
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluarnya cairan dari vagina pada pagi hari setelah hubungan intim pada malam hari, adalah normal. Cairan tersebut merupakan campuran cairan sperma suami dan cairan lubrikasi vagina.
Jangan diartikan bahwa sel jantan (spermatozoa) ikut keluar lagi hingga kehamilan terhambat. Sebuah spermatozoa yang melesat ke dalam rahim saat hubungan intim pada periode subur (hari ke 12 s/d 15 terhitung sejak hari ke 1 haid) sudah bisa membuahi kehamilan.
Dengan demikian, Anda tidak usah risau, tetap berpikir positif, peluang kehamilan di hadapan Anda.
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.
(mer/)











































