Masturbasi Bisa Menyebabkan Ejakulasi Dini?

Masturbasi Bisa Menyebabkan Ejakulasi Dini?

detikHealth
Rabu, 06 Feb 2013 18:25 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Masturbasi Bisa Menyebabkan Ejakulasi Dini?
(Foto: thinkstock)
Jakarta -

Apakah lama tidaknya masturbasi bisa diasumsikan seseorang mampu melakukan hubungan intim dengan lama atau tidak? Latihan seperti apakah yang mampu memperlama kegiatan hubungan intim?

Saya pernah melakukan hubungan intim tapi sebatas menggosokan kepala Mr. P-nya saja ke vagina pasangan saya dan terkadang melakukannya masing-masing masih menggunakan celana dalam, tapi baru beberapa saat saja saya sudah ejakulasi.

Saya merasakan geli tak tertahankan pada kepala Mr. P ketika bersentuhan dengan vagina. Apakah saya mengidap ejakulasi dini?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apakah masturbasi dapat menyebabkan ejakulasi dini? Olahraga saya teratur. Tolong solusinya dok. Dalam beberapa bulan lagi saya akan menikah.

Jay (Pria Lajang, 24 tahun), the_volXXXX@yahoo.co.id
Tinggi Badan 173 cm dan Berat Badan 75 kg

Jawaban

Lama tidaknya masturbasi hingga ejakulasi tidak ada korelasi (kaitan) dengan lama tidaknya hubungan intim. Jelasnya, masturbasi tanpa objek hidup sedangkan hubungan intim ada objek hidup (partner).

Dengan demikian, masturbasi bisa dilakukan sekehendak hati, mau cepat, mau tunda atau memperlambat ejakulasi. Sedangkan hubungan intim ada partner yang harus diajak bekerja sama mencapai kenikmatan seksual (orgasme), maka tidak bisa sekehendak hati.

Ada sekian persen pria yang sering masturbasi mengalami Ejakulasi Dini (ED) ketika harus hubungan intim dengan partnernya. Agaknya, proses adaptasi diperlukan baginya, karena suasana hubungan intim dengan partner berbeda dengan suasana masturbasi yg tanpa objek hidup.

Yang Anda lakukan dengan pasangan, menggosok kepala penis pada vagina, yang memicu ejakulasi lebih dini, belum bisa disimpulkan Anda menderita ED.

Masalahnya, hubungan intim dengan pasangan perlu masa orientasi dan adaptasi untuk belajar secara bertahap proses hubungan seksual yang diawali dengan foreplay, excitement, orgasme-ejakulasi dan relaksasi.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(mer/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads