Saya konsultasi ke dokter umum katanya dermatitis dan diberi obat gatal, antibiotik serta salep selama 6 hari. Tapi tidak ada perubahan justru bertambah banyak tumbuh di tempat lain.
Terus saya ke dokter kulit dan kelamin diberi salep jamur dan obat gatal tapi sama saja tidak ada perubahan malah tambah gatal. Selanjutnya diberi bedak saja karena penyakinya belum terdeteksi. Saya harus bagaimana Dok? Ada tidak solusi lain? Bantu ya Dok, terimakasih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
selvinXXX@yahoo.com
(Tinggi Badang 150 Cm, Berat Badan 140 kg)
Jawaban:
Salam Selvin,
Dari gambar yang diberikan, tampak kelainan kulit berwarna merah keunguan tersebar dengan berbagai ukuran. Keluhan ini bisa terjadi karena infeksi virus yang ditandai dengan demam, atau bisa diperparah kemudian jika ada reaksi alergi obat.
Pengobatan awal adalah perhatikan semua obat yang diminum. Karena antihistamin yang sering diberikan sebagai pengobatan gatal tidak bermanfaat untuk kondisi ini maka sebaiknya tidak perlu diteruskan.
Antibiotik juga tidak perlu dilanjutkan jika tidak ada tanda infeksi bakterial. Selanjutnya pengobatan kulit dengan minyak akan lebih baik dari bedak yang sering membuat kulit semakin kering dan gatal. Minyak diberikan sesudah mandi sehari dua kali.
dr. Eddy Karta, SpKK
Dokter spesialis kulit dan kelamin di RS Cipto Mangunkusumo Divisi Geriatri Dermatologi, Dept. Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Jl Diponegoro No 71 Jakarta Pusat. Edmo Clinic Jalan Cikajang No 82 Jakarta Selatan. Telp 62-21-7262072.
(vit/up)











































