Stres Karena Berat Badan Naik 18 Kg Sejak Bekerja

Stres Karena Berat Badan Naik 18 Kg Sejak Bekerja

detikHealth
Kamis, 14 Feb 2013 14:23 WIB
Leona Victoria Djajadi
Ditulis oleh:
Leona Victoria Djajadi
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Pengasuh Klinik Gizi Keluarga http://www.klinikgizi.info/. Follow twitter @Leona_victoria.
Stres Karena Berat Badan Naik 18 Kg Sejak Bekerja
(Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Saya ingin bertanya dan meminta saran, berat badan saya naik semenjak saya bekerja. Sebelum saya bekerja berat badan saya berkisar 72-76 kg, tapi semenjak saya kerja kurang lebih 1 tahunan berat saya naik hingga 90-94 kg. Saya mencoba olahraga sepeda dan futsal belakangan ini tapi sama sekali tidak terlihat efeknya, sampai-sampai saya bingung sendiri dan stres sendiri dengan berat badan saya. Mohon bantuanya ya. Terimakasih

Agam N (Laki-laki Menikah, 25 Tahun), agam_XXXX@yahoo.co.id,
Tinggi Badan 175 Cm, Berat Badan 88 Kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Halo Agam,

Dengan berat 88 kg, BMI Anda ada di 28,7 atau termasuk dalam kategori overweight. Jangan stress dulu ya. Langkah yang Anda ambil dengan mulai berolahraga sangat baik! Anda patut berbangga dan konsisten dalam melakukannya.

Hal lain yang perlu diperhatikan:
- Biasakan makan kecil dan sering 5-6 kali dalam sehari dengan selang waktu 2-3 jam. Dengan membiasakan pola makan seperti ini, Anda akan kurang merasa lapar, metabolisme tubuh terus terjaga (tidak naik turun) dan gula darah juga terjaga stabil.
- Mengganti cara masak menjadi makanan yang direbus, kukus, panggang atau bakar.
- Hindari makanan-makanan berlemak seperti: lemak yang menempel pada daging, kulit ayam, susu full krim, kue-kue, makanan siap saji dan gorengan. Juga hindari gula tambahan seperti sirup, teh botolan, kue-kue dan permen. Sebagai gantinya: sisihkan lemak yang jelas terlihat menempel pada daging dan kulit ayam, pilih produk susu low-fat atau non-fat dan memilih buah sebagai cemilan.
- Konsumsi susu rendah lemak atau soy (susu kedelai) sehabis olahraga. Berolahraga bukan berarti Anda mempunyai alasan untuk makan lebih banyak karena merasa sudah membuang kalori. Mohon diingat bahwa memang saat ini Anda mempunyai simpanan kalori yang berlebih sehingga harus dibuang.
- Tambah olahraga yang tak direncanakan seperti naik atau turun menggunakan tangga jika hanya berjarak 2 lantai, parkir lebih jauh dari kantor.

Jangan stress, pikirkan yang positif-positif dan yakinkan diri Anda akan berhasil (power of mind). Bersabarlah karena proses weight loss (penurunan berat badan) tidak bisa instant, dan dengan berolahraga Anda mengubah lemak menjadi otot sehingga mungkin berat tidak berkurang tapi lingkar perut/tangan/paha akan berkurang.

Leona Victoria Djajadi MND
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Follow twitter @Leona_victoria.

(ver/vit)

Berita Terkait