1. Pada bagian jari kaki, terasa sangat kering, keras, bersisik, pecah-pecah dan gatal. Bahkan pernah sesekali jika kulit yang keras tersebut terbelah dengan sendirinya, dan mengeluarkan darah. Seringkali saya memberikan pelembab alami seperti, minyak kelapa dan sebagainya pada area jari kaki yang kering tersebut. Akan tetapi, tetap tidak ada perubahan.
2. Pada bagian mata kaki terasa seperti kulit mati yang mengeras, kering dan berbentuk bulat berwarna kehitaman. Bukan hanya pada bagian mata kaki saja, akan tetapi pada bagian area sekitarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apakah pada bagian mata kaki yang berbentuk bulat kehitaman itu adalah merupakan salah satu efek dari penggunaan sepatu? Kalau memang begitu, bagaimana solusi dan cara menghilangkannya Dokter? Bagaimana Dokter? Saya mohon saran dari Dokter. Terimakasih sebelumnya.
Sitti (Perempuan lajang, 14 tahun)
sittiXXX@yahoo.co.id
Tinggi badan 160 cm, berat badan 45 kg
Jawaban:
Salam Wulan,
Kulit telapak kaki yang mudah kering dan mengelupas dapat terjadi pada beberapa orang yang memiliki kecenderungan kulit kering. Jika memang hal ini kondisi Wulan maka perawatan telapak kaki menjadi bagian rutin yang harus diperhatikan karena telapak kaki dan jari kaki memiliki peran penting dan beban kerja yang berat akibat harus berjalan setiap hari.
Pemilihan pelembab yang mengandung minyak misalnya minyak kelapa adalah tindakan yang sudah tepat. Namun jika hal ini tidak membantu,
maka diperkirakan hal ini masih tidak cukup. Untuk itu dapat dipilih bahan pelembab seperti salep yang dikenal dengan vaselin atau petrolatum jelly.
Pelembab ini akan cukup efektif dan dipakai setiap malam hari dapat saat menjelang tidur. Kekurangan pelembab ini adalah sangat berminyak dan membuat kaki menjadi licin.
Selain itu tentu ada hal-hal lain yang perlu diperhatikan supaya kulit jari
kaki dan telapak kaki tidak semakin kering. Misalnya hindari penggunaan air terlalu panas untuk mandi atau membasuh kaki, hindari bahan-bahan sentuhan antara kaki dengan bahan kimia misalnya deterjen, antiseptic lantai dan sebagainya.
Sedangkan mata kaki yang menghitam dan menebal umumnya adalah karena tekanan berulang yang berlangsung lama. Perlu Wulan perhatikan apakah jika melakukan suatu kegiatan melakukan penekanan pada mata kaki tersebut misalnya saat duduk bersila.
Tekanan yang sama tentunya bisa terjadi karena pemakaian sepatu yang tidak nyaman. Gesekan berulang akan membuat kulit semakin menebal dan mengeras. Sesudah menghindari semua faktor yang mungkin menjadi penyebab, maka untuk membantu memulihkan Wulan dapat mencoba beberapa produk perawatan untuk kulit kaki menebal yang dapat dibeli bebas.
dr. Eddy Karta, SpKK
Dokter spesialis kulit dan kelamin di RS Cipto Mangunkusumo Divisi Geriatri Dermatologi, Dept. Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Jl Diponegoro No 71 Jakarta Pusat. Edmo Clinic Jalan Cikajang No 82 Jakarta Selatan. Telp 62-21-7262072.
(vit/mer)











































