Testis Terasa Sakit, Bahayakah Jika Tak Diobati?

Testis Terasa Sakit, Bahayakah Jika Tak Diobati?

detikHealth
Kamis, 28 Feb 2013 12:14 WIB
Ditulis oleh:
Testis Terasa Sakit, Bahayakah Jika Tak Diobati?
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Dok, sekitar dua minggu yang lalu pada saat tidur saya merasakan sakit pada testis bagian kanan saya. Tetapi rasa sakit itu hanya sebentar saja dan keesokan harinya saya merasa nyeri pada testis bagian kanan hingga terasa sampai perut bagian bawah saya. Testis bagian kanan saya pun mulai membengkak dan sakit jika disentuh.

Beberapa hari kemudian rasa nyeri itu tidak terasa lagi dan testis bagian kanan saya mulai mengecil kembali, akan tetapi terasa lebih kecil dibandingkan testis bagian kiri dan posisinya pun lebih tinggi dari testis bagian kiri.

Terkadang rasa nyeri masih terasa. Saya telah mengunjungi salah satu klinik untuk mengkonsultasikan masalah saya, tapi dokter menyatakan tidak ada apa-apa dan memberikan dua macam obat. Salah satunya amoksisilina, tetapi karena merasa ragu saya tidak berani mengkonsumsi obat itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertanyaan saya, apakah kemungkinan yang saya derita, apakah berbahaya jika tidak diobati, Dok? Mohon bantuannya, Dok. Terimakasih.

Yogi (Pria lajang, 20 tahun)
raiXXX@yahoo.com
Tinggi badan 168 cm, berat badan 52 kg

Jawaban

Salam Yogi,
Dari keluhan yang disampaikan, sebaiknya anda konsultasi dan memeriksakan diri di dokter spesialis urologi. Nyeri pada testis yang terjadi tiba tiba kemudian mereda umumnya disebabkan oleh keadaan yang disebut epididimits. Ini berarti radang saluran epididimis di dalam skrotum yaitu saluran untuk jalannya sperma.

Penyebab tersering memang infeksi, itu sebabnya diberikan antibiotik amoksisilin oleh dokter sebelumnya. Walaupun kuma penyebab beragam dan belum tentu cocok dengan antibiotik tersebut.

Infeksi pada epiddimis sering didahului oleh infeksi saluran kemih. Untuk itu
perlu diingat lagi apakah ada infeksi saluran kemih sebelumnya misalnya kencing bernanah ataupun gejala nyeri saat berkemih. Mengenai posisi testis pada saat berdiri antara yang kanan dan kiri memang secara normal tidak sama. Umumnya kiri terletak lebih rendah. Hal ini tidak perlu dirisaukan.

dr. Eddy Karta, SpKK

Dokter spesialis kulit dan kelamin di RS Cipto Mangunkusumo Divisi Geriatri Dermatologi, Dept. Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Jl Diponegoro No 71 Jakarta Pusat. Edmo Clinic Jalan Cikajang No 82 Jakarta Selatan. Telp 62-21-7262072.

(vit/up)

Berita Terkait