Jujur secara psikologis saya sangat terpukul. Apa salah jika saya tidak bernafsu lagi sama istri karena istri selau komplain? Padahal saya pun bisa komplain, tapi tak saya lakukan karena takut menyinggung perasaan istri. Paling parah, saya sempat dibandingkan dengan pojokan kamar tidur yang sempat dibuat masturbasi istri saya. Katanya dengan masturbasi bisa klimaks. Apa normal jika saya sekarang tidak percaya diri dan ilfeel sama istri?
Adam (Pria menikah, 25 tahun)
adamXXX@ymail.com
Tinggi badan 170 cm, berat badan 58 kg
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sdr.A yang baik, saya kagum dengan kesabaran Anda. Anda pria baik dengan tetap bertahan tidak membalas celaan dengan celaan juga. Bertahan menjadi individu yang dewasa dalam sebuah hubungan memang tidak mudah, tapi saya apresiasi tinggi kesabaran Anda.
Teruslah bersikap baik, karena orang baik pantang mundur. Setiap istri akan mengeluarkan celaan, Anda peluk saja dengan penuh kasih sayang dan katakan dengan lembut, sambil menatap mata istri Anda; katakan Anda mencintai dia dan ingin membahagiakan dia. Katakan Anda ingin tetap bahagia dengan tidak dicela. Mulai saat ini buatlah perjanjian berdua untuk mengatakan segala sesuatu yang disukai saja, dan melakukan yang disukai saja. Saya yakin istri anda mungkin punya alasan sendiri mengapa ia sering tidak puas.
Tetapi sebagai lelaki sejati dan suami yang penuh kasih, Anda harus tunjukan sikap dan perbuatan terbaik seorang pria akan terus Anda lakukan, terlepas dari apapun celetukan istri yang membuat Anda sangat kecewa sekalipun. Karena Anda seorang gentleman. Gentleman tetap gentleman, jadi siapapun yang bersikap tidak gentle jangan jadikan alasan Anda berbuat serupa atau Anda biarkan merusak suasana hati Anda sampai ilfeel. Stay happy, encourage istri untuk membicarakan keberhasilan supaya Anda tahu bagaimana memuaskan dirinya dan membahagiakan Anda juga tentunya.
Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi yang memiliki pendidikan seksual yang berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual, anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.
Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.
(vit/vit)











































