Suami yang Resah Karena Libido Tinggi Tapi Loyo Saat akan Bercinta

Suami yang Resah Karena Libido Tinggi Tapi Loyo Saat akan Bercinta

detikHealth
Selasa, 05 Mar 2013 15:16 WIB
Ditulis oleh:
Suami yang Resah Karena Libido Tinggi Tapi Loyo Saat akan Bercinta
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Mbak Zoya, saya seorang suami yang sudah 28 tahun berumahtangga dengan istri. Selama berumahtangga, saya tidak pernah mengalami gangguan seksual bersama istri. Tapi beberapa hari ini, saya mengalami masalah seksual yang menurut saya sangat mengecewakan istri saya.

Sebelum berhubungan intim dengan istri, libido saya tinggi alias dalam keadaan ereksi normal. Tapi pada saat saya sudah siap akan melakukan ML, malah libido saya kendur dan loyo. Pertanyaan saya, apakah saya mengalami gangguan psikoseksual? Bagaimana cara mengatasinya agar hubungan saya dengan istri kembali harmonis?

Atas bantuannya saya ucapkan terima kasih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eko (Laki-laki Menikah, 50 Tahun), ekoXXXXX@gmail.com
Tinggi Badan 170 cm, Berat Badan 55 kg

Jawaban

Pak Eko yang baik, psikoseksual adalah perilaku dan sikap manusia dalam berelasi, mencintai dan berinteraksi sehubungan dengan seksualitasnya. Saya menduga yang Anda maksudkan adalah kekhawatiran mengalami gangguan seksualitas atau sexual disorder.

Pada pria, hal ini memang sering terjadi jika gagal dalam performa seksualnya. Biasanya sesi bercinta selanjutnya sering membuat si pria jadi terlalu nervous dan takut gagal. Akibatnya malah memperburuk performa seksualnya. Penis kurang keras sehingga penetrasi menjadi sulit dilakukan atau disebut dengan disfungsi ereksi.

Hal ini bukan semata karena libido, tapi ada faktor lainnya juga yang perlu dipertimbangkan. Coba pada sesi bercinta selanjutnya Anda berbincang mesra dengan istri. Komunikasikan atau ceritakan sesi bercinta Anda yang panas dan menggairahkan sampai membuat Anda berdua bergairah lagi.

Syarat utamamya, tidak boleh membahas kegagalan. Bahas sambil bercanda dan saling menggoda hal-hal yang seksi dan menyenangkan. Mintalah istri untuk menceritakan Anda apa saja yang secara seksual ia sukai dari diri Anda sebagai suaminya.

Nikmati berbincang seksi dan mesra dengan istri. Tanamkan dalam pikiran, tidak selalu perbincangan harus diakhiri dengan seks, bisa jadi tidur berpelukan. Mengalir saja, go with the flow. Jika ingin bercinta, lakukan saja. Jika ingin berpelukan juga silakan.

Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi yang memiliki pendidikan seksual yang berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual, anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.

Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.

(pah/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads