Takut Bercinta Karena Sakit, Suami Malah Jadi Uring-uringan

Takut Bercinta Karena Sakit, Suami Malah Jadi Uring-uringan

detikHealth
Rabu, 13 Mar 2013 16:20 WIB
Ditulis oleh:
Takut Bercinta Karena Sakit, Suami Malah Jadi Uring-uringan
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Mbak Zoya, saya ada masalah saat berhubungan seks dengan suami. Saya merasa sangat sakit saat penetrasi dan setelah selesai penetrasi vagina saya akan sangat nyeri, padahal vagina tidak kering. Saya jadi takut berhubungan seks dengan suami karena perihnya tidak tahan. Suami jadi uring-uringan dan marah pada saya.

Yang mau saya tanyakan kenapa bisa seperti itu ya? Sebagai informasi, saya baru 3,5 bulan melahirkan anak ketiga saya secara caesar dan saya melahirkan 3 kali dengan proses caesar. Apakah ada hubungannya dengan tindakan operasi? Saat ini saya merasa sakit sekali di bagian pinggang dan punggung, membuat saya tidak nyaman sekali. Mohon info ya. Terima kasih

Amey (Perempuan Menikah, 33 Tahun), amemXXX@yahoo.com,
Tinggi Badan 150 Cm, Berat Badan 56 Kg

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawaban

Bu Amey, kalau melihat keluhan nampaknya memang ada masalah fisik yang menyertai gangguan sehingga vagina Anda sakit. Tolong pergi ke ahli obgyn atau kebidanan untuk memastikan bahwa Anda tidak mengalami masalah baik dengan caesar maupun mungkin dengan gangguan-gangguan lainnya seperti keputihan dan sebagainya.

Kadang-kadang bakteri atau hal-hal seperti keputihan itu bisa menyebabkan nyeri pada bagian vagina. Apalagi ketika Anda mengatakan bahwa vagina Anda tidak kering coba dicari tahu supaya suami tidak kesal.

Untuk sementara waktu cepat-cepat pergi ke dokter karena kalau saya menyarankan gel atau apapun juga tapi ternyata Anda sedang mengalami masalah dengan bakteri dan sebagainya nanti akan memperparah keadaan.

Yang paling penting adalah pergi ke obgyn dulu, pastikan bahwa vagina Anda secara fisik tidak ada masalah dengan bakteri maupun infeksi-infeksi lainnya.

Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi yang memiliki pendidikan seksual yang berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual, anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.

Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.

(pah/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads