Apa Benar Merokok Bikin Berat Badan Susah Naik?

Apa Benar Merokok Bikin Berat Badan Susah Naik?

detikHealth
Rabu, 10 Apr 2013 12:22 WIB
Leona Victoria Djajadi
Ditulis oleh:
Leona Victoria Djajadi
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Pengasuh Klinik Gizi Keluarga http://www.klinikgizi.info/. Follow twitter @Leona_victoria.
Apa Benar Merokok Bikin Berat Badan Susah Naik?
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Saya memiliki masalah dengan berat badan, susah untuk menambah berat
badan. Apakah ada pengaruh kebiasaan merokok dengan nafsu makan? Apakah
ada bahayanya jika saya mengonsumsi obat penambah nafsu makan untuk
menambah berat badan? Makanan apa saja yang paling cepat untuk menambah
berat badan?

Taufiq Hidayat (Pria lajang, 26 tahun)
enceXXXXX@yahoo.com
Tinggi badan 170 cm, berat badan 55 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Halo Taufiq,

Kebiasaan merokok mempunyai hubungan dengan sulitnya menambah berat badan karena:
- Nikotin merupakan appetite suppressant (penghambat napsu makan)
- Biasanya perokok melewatkan waktu untuk cemilan atau bahkan makan siang untuk dapat merokok
- Merokok membakar kalori tubuh

Dengan tinggi 170 cm dan berat 55 kg saat ini BMI Anda = 19, merupakan rentang berat sehat. Tentunya untuk kualitas hidup yang lebih baik jangka panjang sebaiknya Anda berhenti merokok. Hal lain yang bisa Anda lakukan:
- Jangan lewatkan waktu makan
- Makan yang cukup dan bergizi, gunakan sumber-sumber protein berkualitas seperti daging, ayam, ikan, telur, susu, kacang-kacangan dan buah-buahan

Jika Anda mau menggunakan obat penambah nafsu makan boleh-boleh saja tapi tidakkah agak mubazir jika Anda mengonsumsi obat penambah nafsu makan saat Anda juga merokok (penghambat nafsu makan).

Leona Victoria Djajadi MND
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Follow twitter @Leona_victoria.

(hrn/up)

Berita Terkait