Bahkan pada waktu honeymoon selama 6 hari, paling banyak bercinta 3 kali itu pun seperti terpaksa. Sebelum kami menikah saya sudah berpacaran selama 9 tahun dan selama itu pula saya termasuk seks aktif dengan istri saya yang sekarang.
Namun sekarang setelah menikah, frekuensi ML saya paling 1 minggu sekali itu pun saya yang minta. Mengingat dia sedang hamil sekarang saya mengurungkan niat saya untuk ML karena tidak tega dengan kondisinya sekarang yang mual-mual dan sering pusing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa yang harus saya lakukan? Supaya kehidupan seks saya normal kembali? Karena menurut saya, saya yang sekarang tidak normal. Terimakasih.
Ivan (Pria Menikah, 29 Tahun), ivXXXXX@yahoo.com
Tinggi Badan 170 Cm dan Berat Badan 70 Kg
Jawaban
Saran saya sebenarnya biarpun sedang hamil kan masih tetap bisa berhubungan seksual mungkin gayanya tidak bisa man on top atau pria yang ada di atas. Coba deh bahas dengan istri Anda mengenai perasaan Anda yang merasa ditolak, bagaimana Anda merasa sedih karena istri Anda turun gairah seksnya.
Bicarakan saja dengan istri Anda, lalu cari tahu apa yang membuat dia jadi turun gairah seksnya terhadap Anda dan tidak seperti dulu lagi. Kira-kira jika Anda berdua bisa menemukan atau mengembalikan rasa cinta Anda seperti waktu sebelum menikah, ini akan sangat membantu mengembalikan gairah seksual Anda berdua.
Dan jangan lupa meski Anda sudah cukup lama berpacaran sebelum menikah sekitar 9 tahun ada kemungkinan rutinitas Anda berdua sudah terlalu biasa sekali yang dijalankan. Mungkin ada rutinitas dan rasa bosan itu sehingga membuat ketika menikah atau pun tidak nampaknya dua-duanya jadi take it for granted menjalaninya.
Saran saya coba deh nge-date lagi, coba lakukan romantic dinner berdua, puji pasangan Anda, lalu Anda berdua sama-sama saling memberi surprise misalnya lakukan hal-hal yang romantis. Jangan karena sudah menikah dan sudah lama berpacaran lalu Anda berdua give up untuk saling membahagiakan istri atau pasangan.
Coba mulai membangun hal-hal yang kira-kira akan membuat kehidupan Anda mesra lagi atau hal-hal yang dulu yang pernah Anda lakukan, dan itu akan menimbulkan kemesraan diantara Anda berdua. Bisa dengan nonton film atau jalan-jalan berdua meskipun sedang hamil dan sebagainya.
Saya yakin itu masih bisa dijalankan, karena kalau sekarang saja sudah menyerah rasanya akan sulit. Karena pernikahan ini kan masih panjang ke depannya kalau sekarang tidak dibangun sampai besok juga akan malah lebih parah.
Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi dengan pendidikan seksual berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual dan juga merupakan anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.
Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.
(pah/vit)











































