Jari Tangan Kanan Berjumlah 6, Baiknya Dioperasi atau Tidak?

Jari Tangan Kanan Berjumlah 6, Baiknya Dioperasi atau Tidak?

detikHealth
Kamis, 02 Mei 2013 12:50 WIB
Ditulis oleh:
Jari Tangan Kanan Berjumlah 6, Baiknya Dioperasi atau Tidak?
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Anak saya tangan kanannya ada 6 jari cuma yang satu dempet dengan jari kelingking jadi jumlahnya enam. Sekarang umurnya 3 tahun. Kira-kira harus dioperasi tidak ya? Terus masuk dalam operasi kecil atau besar? Kira-kira kalau dioperasi biayanya berapa? Terimakasih

Nia (Perempuan menikah, 28 tahun)
kurniaputriXXXXX@ymail.com
Tinggi badan 165 cm, berat badan 43 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ibu Nia,

Keadaan yang dialami oleh anak Ibu, dimana jari tangan kanan berjumlah 6, di dunia kedokteran diistilahkan sebagai Polydactyly. Kelebihan jari ini bisa terletak di jari kelingking (tersering), ibu jari, maupun jari tengah (jarang).

Pertimbangan untuk dilakukannya suatu tindakan terhadap keadaan ini, adalah aspek medis dan aspek psiko-sosial.

Aspek medis, yaitu: umur dan keadaan umum anak, fungsi jari, serta jaringan penyusun kelebihan jari tersebut, apakah hanya terdapat jaringan lunak saja atau terdapat juga jaringan keras (tulang dan sendi) di dalamnya.

Aspek psikososial adalah dampak kelebihan jari tersebut terhadap kondisi psikis (kejiwaan) pada saat sang anak memulai kehidupan sosial memiliki teman.

Dengan pertimbangan tersebut di atas, kami menyarankan Ibu untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter Spesialis Orthopaedi di Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan solusi terbaik untuk anak Ibu.

dr Benedictus Megaputera, MSi, SpOT
Dokter bedah Orthopedi dan Traumatologi lulusan Universitas Airlangga Surabaya dan Inje University di Seoul dengan sub/super spesialisasi di bidang Sport Medicine & Arthroscopy. Saat ini mengajar di Unika Widya Mandala, Surabaya dan menjadi pengurus IOSSMA (Indonesian Orthopaedic Society for Sports Medicine & Arthroscopy) di bawah kolegium PABOI (Persatuan Ahli Bedah Orthopaedi Indonesia).

(hrn/up)

Berita Terkait