Sekitar 5 minggu yang lalu pada saat menyetir saya mengalami kondisi tiba-tiba jantung berdebar dan perasaan ingin muntah tapi tidak bisa muntah, selain itu tangan dan kaki terasa 'tingling' dan ada penurunan pandangan (menjadi agak gelap), gejala ini berulang 3 minggu lalu dan terakhir terjadi kemarin, kejadian kedua pada saat saya sedang duduk di kereta yang akan jalan, kejadian ketiga saat saya menyetir.
Hasil pemeriksaan gula normal, toleransi gula normal, darah (kolesterol 230 asam urat 8,6 trombosit 450.000), urine normal, feses normal, dan jantung normal namun dengan catatan disebutkan saya kurang olahraga. Apakah saya menderita serangan panik atau panic disorder? Apakah ada cara yang bisa saya tempuh untuk lebih memastikan hal ini?
Nugroho Adi Pratama (Laki-laki Menikah, 32 tahun)
nugrohoXXXX@gmail.com
Tinggi badan 169 cm, berat badan 85 kg
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dear pak Nugroho,
Saat ini Pak Nugroho lebih baik melakukan pemeriksaan kesehatan yang lengkap, terutama untuk jantungnya. Pemeriksaan tidak cukup hanya EKG, tapi lebih baik treadmill di bawah pengawasan dokter spesialis jantung. Apabila sudah dinyatakan tidak ada kelainan jantung oleh dokter, maka baru kita berpikir mungkin Pak Nugroho mengalami serangan panik.
Gejala panik biasanya memang perasaan jantung berdebar, cepat dan kencang, sampai tekanan darah juga meningkat. Mulut terasa kering, tangan dingin, kesemutan, napas cepat dan pendek, sampai merasa tercekik. Pasien mempunyai perasaan takut mati dan biasanya buru-buru minta pertolongan ke RS. Serangan panik ini biasanya berlangsung 20-30 menit, jarang yang sampai lebih dari 1 jam.
Dr. Elly Ingkiriwang, SpKJ
Psikiater di Psychiatric Clinic, Royal Progress International Hospital, Danau Sunter Utara, Sunter Paradise I, Jakarta 14350. Serta Staf pengajar di Jurusan Kesehatan Mental Fakultas Kedokteran Ukrida Jakarta.
(hrn/up)











































