Selamat siang Dok, saya ingin konsultasi tentang diri saya yang akhir-akhir ini susah sekali mengatur emosi dan jika saya sudah benci dengan sesorang kenapa susah untuk melupakan itu. Setiap ada masalah saya juga selalu lama memikirkannya sampai kadang saya panas dingin memikirkannya. Terimakasih jawabannya
Rani (Wanita lajang, 21 tahun)
rizki_XXXX@yahoo.co.id
Tinggi badan 153 cm, berat badan 71 kg
Jawaban
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Emosi atau perasaan kita itu tergantung dari pikiran kita. Emosi tidak bisa dikendalikan secara langsung. Misalnya kita tidak ingin benci dengan seseorang, tetapi perasaan benci itu tetap timbul. Sama dengan kita tidak bisa bilang saya tidak mau suka dengan seseorang, perasaan suka atau benci itu timbul dengan sendirinya.
Ada orang-orang tertentu yang sebenarnya belum kita kenal sama sekali, tetapi pada pertemuan pertama kita merasa sudah cocok atau suka, sebaliknya ada juga yang langsung kita kurang suka, padahal kita belum kenal sama sekali. Perasaan kalau terlalu dominan, akan menjadikan kita seorang yang 'moody'.
Untuk bisa mengontrol perasaan, kita memakai pikiran, yang akan menjadikan kita seorang yang logis. Mungkin Rani dapat berpikir kembali, ada guna atau tidak dengan memikirkan atau marah terhadap seseorang sampai panas dingin? Mungkin orang yang kita tidak senangi itu tenang-tenang saja, tapi Rani sampai pusing, marah, capek, habisin banyak waktu karena memikirkan masalah tersebut. Kalau misalnya tidak ada gunanya, karena biarpun kita marah, orang lain tidak akan berubah, lalu buat apa kita marah? Tiap orang punya urusannya sendiri kan? Mereka tidak perlu membuat kita senang, dan kita pun tidak dapat memaksa orang lain untuk hanya melakukan perbuatan yang kita senangi. Sebaliknya kita juga tidak bisa diatur orang lain kan? Jadi kalau kita tetap tidak berubah, kesal terus, yang rugi itu kita sendiri.
Dr. Elly Ingkiriwang, SpKJ
Psikiater di Psychiatric Clinic, Royal Progress International Hospital, Danau Sunter Utara, Sunter Paradise I, Jakarta 14350. Serta Staf pengajar di Jurusan Kesehatan Mental Fakultas Kedokteran Ukrida Jakarta.
(hrn/vit)











































