Adakah Efek Samping dari Kelebihan Gizi?

Adakah Efek Samping dari Kelebihan Gizi?

detikHealth
Selasa, 28 Mei 2013 12:45 WIB
Leona Victoria Djajadi
Ditulis oleh:
Leona Victoria Djajadi
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Pengasuh Klinik Gizi Keluarga http://www.klinikgizi.info/. Follow twitter @Leona_victoria.
Adakah Efek Samping dari Kelebihan Gizi?
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Adakah efek samping dari kelebihan gizi? Dan buah atau sayur apakah yang paling bagus untuk kulit?

Ari (Pria lajang, 19 tahun), me_killua_XXXX@yahoo.com
Tinggi badan 177 cm, berat badan 62 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hi Ari,

Kelebihan gizi bukan istilah yang umum, istilah umumnya mungkin malnutrisi (lebih/kurang, seringnya kurang). Apakah yang dimaksud kegemukan? Padahal orang yang overweight/obese biasanya justru kurang gizi karena mereka menumpuk lemak dari makanan-makanan yang mengandung kalori kosong (tinggi kalori, kosong nutrisi).

Kelebihan nutrisi juga bisa dapat terjadi, misalnya:
- Kelebihan zat besi (haemochromatosis) yang dapat diakibatkan genetik atau efek samping transfusi darah.
- Kelebihan vitamin, akibat konsumsi multivitamin. Biasanya akan dibuang lewat urine (biasanya warna urine akan kuning menyala setelah konsumsi multivitamin).

Sayur dan buah semua bagus untuk kesehatan termasuk kesehatan kulit. Akan menjadi kombinasi super jika dikonsumsi secara variasi agar semua efek baiknya (yang bervariasi antar buah dan sayur) dapat diserap tubuh setiap hari sebagai bagian dari healthy diet. Saran saya untuk mengonsumsi 1 sayur/buah merah, orange dan hijau tiap hari. Jika bisa diet-nya bisa berwarna seperti pelangi untuk memaksimalkan semua fitonutrient dan antioksidant ada di dalam diet Anda.

Leona Victoria Djajadi MND
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Follow twitter @Leona_victoria.

(hrn/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads