Nyeri di Vagina dan Susah Penetrasi, Apa Bisa Diterapi?

Nyeri di Vagina dan Susah Penetrasi, Apa Bisa Diterapi?

detikHealth
Selasa, 28 Mei 2013 18:19 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Nyeri di Vagina dan Susah Penetrasi, Apa Bisa Diterapi?
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Dokter, saya sudah married, tetapi kami tidak pernah bisa penetrasi. Belakangan, kami menemukan artikel mengenai vaginismus. Suami berpendapat, saya takut akan penetrasi dan ada masalah vaginismus. Apakah bisa diterapi, Dok? Bagaimana caranya? Terimakasih.

Linda (Perempuan menikah, 40 tahun)
meforbi1XXXX@yahoo.com
Tinggi badan 155 cm, berat badan 55 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sulitnya penetrasi penis ke dalam vagina, besar kemungkinan VAGINISMUS penyebabnya. Vaginismus adalah suatu keadaan di mana lingkaran otot-otot yang mengelilingi vagina mengalami kejang. Hal ini menyebabkan lubang vagina menjepit terlalu kuat. Kondisi tersebut menjadi masalah ketika melakukan penetrasi. Penis sulit, bahkan mustahil, bisa menembus lubang vagina.

Vaginismus dapat terjadi sejak awal, yang disebut Vaginismus-Primer. Dengan demikian hubungan seksual tidak dapat dilakukan. Tapi, vaginismus dapat terjadi kemudian karena sesuatu sebab, padahal sebelumnya fungsi seksualnya baik. Hal ini disebut Vaginismus-Sekunder.

Vaginismus-Primer atau Sekunder bisa diterapi. Anda tidak usah risau. Dianjurkan Anda dan suami berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Urologi untuk mengetahui penyebabnya yang bisa karena faktor fisik dan psikis. Dengan diketahui penyebabnya, dapat direncanakan terapi secara tepat dalam suatu proses waktu.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(hrn/up)

Berita Terkait