Istilah Ilmiah Bagi Seorang Gadis yang Tak Lagi Perawan

Istilah Ilmiah Bagi Seorang Gadis yang Tak Lagi Perawan

detikHealth
Rabu, 29 Mei 2013 18:18 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Istilah Ilmiah Bagi Seorang Gadis yang Tak Lagi Perawan
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Dok, mau tanya. Adakah istilah ilmiah untuk seorang gadis yang tidak lagi perawan sebelum menikah? Dan di mana bisa mendapatkan literatur mengenai hal tersebut? Terimakasih.

Kiara (Pria lajang, 23 tahun)
scarlet.XXXX@gmail.com
Tinggi badan 180 cm, berat badan 60 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Istilah ilmiah untuk gadis (virgin) yang tidak lagi perawan, hingga saat ini tidak ada. Masalah keperawanan (virgininitas) lebih banyak berkaitan dengan budaya lokal (Local-Culture), yang saat ini dirasakan tidak adil ('berat sebelah' bagi kaum hawa).

Jelasnya, mengapa masalah KEPERJAKAAN tidak diangkat ke permukaan oleh budaya lokal? Fokus ketidakperawanan pada 'Premarital Intercourse' yang pada pemeriksaan fisik: selaput daranya (hymen) telah koyak. Tapi, koyaknya selaput dara bisa pula karena terjatuh, trauma pada dasar panggul (pada penunggang kuda). Sebaliknya, pada selaput dara yang elastis, tidak akan koyak ketika hubungan intim, hingga pada malam pengantin tidak ada bercak darah dari vagina.

Hal ini tidak jarang dijadikan beban tuduhan oleh sang suami bahwa istrinya sudah tidak perawan, karena bercak darah penanda keperawanan tidak terjadi. Sungguh tidak ada kesetaraan gender bila kita tetap menggunakan 'Budaya- Lokal' sebagai persepsi dasar, yang sama sekali tidak mempermasalahkan atau sengaja 'menutup mata' terhadap 'ketidakperjakaan'.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(hrn/up)

Berita Terkait