Pria Beristri yang Terangsang Saat Melihat Lelaki Berkumis

Pria Beristri yang Terangsang Saat Melihat Lelaki Berkumis

detikHealth
Rabu, 05 Jun 2013 18:10 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Pria Beristri yang Terangsang Saat Melihat Lelaki Berkumis
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Dok, saya sudah menikah dan punya anak satu, dulu kehidupan seksual saya normal normal saja seminggu bisa 3-4 kali bercinta bersama istri. Tapi saat ini hampir sekitar 9 bulan saya tidak punya gairah seks bersama istri. Dalam hati saya sebenarnya ingin bercinta dengan istri, tapi gairah menurun bahkan sekarang sama sekali tidak pernah bercinta dengan istri.

Sekarang saya jadi bingung, saya sering onani tapi terangsang apabila melihat wajah lelaki berkumis yang berumur jauh lebih tua dari saya. Saya pernah melakukan hubungan seks dengan lelaki itu sampai beberapa kali dan saya sangat menikmatinya.

Pertanyaan saya adalah:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Kenapa gairah seks saya menurun drastis dengan istri saya?
2. Kenapa saya saat ini sangat terangsang dan bercinta dengan lelaki berkumis tentunya yang berumur lebih tua dari saya?
3. Bagaimana supaya kehidupan seksual saya bisa normal kembali?
4. Dimanakah saya harus berobat? Dokter spesialis apa? Untuk itu mohon bantuannya ya Dok. Salam.

Agus (Pria menikah, 39 tahun), agusXXXXX@ymail.com
Tinggi badan 162 cm dan berat badan 76 kg

Jawaban

Penurunan libido Anda ketika menggauli istri, tapi tidak demikian ketika ML dengan pria yang lebih tua, petunjuk telah terjadi disorientasi persepsi Anda sebagai pria hetero-seksual ke arah pria homoseksual.

Hasrat Anda untuk kembali pada kehidupan hetero-seksual adalah pertanda positif bahwa Anda masih punya 'insight'. Hal ini potensi untuk kembali pada kehidupan seksual normal amat besar.

Dianjurkan Anda berkonsultasi dengan psikolog (psychologist) yangg bila dianggap perlu psikolog tersebut akan kerja sama dengan dokter spesialis urologi.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(mer/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads