Pertanyaannya, apakah hal ini normal untuk orang seusia saya? Apakah saya perlu berobat sekarang? Ke dokter spesialis apa yang cocok?
Saya sering berpergian dan kadang mengangkat beban berat (misalnya air seember untuk mandi, belanjaan di pasar, dan lain-lain). Apakah ini berpengaruh? Saya juga tidak minum susu kalsium karena tidak suka dengan susu. Apa yang harus saya lakukan? Terimakasih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
donny.XXXX@gmail.com
Tinggi badan 165 cm, berat badan 70 kg
Jawaban
Ibu Tenny,
Keadaan kaki yang Ibu alami, yaitu berbentuk seperti huruf “O”, didukung dengan faktor usia, tinggi badan, dan berat badan, maka dugaan kami adalah Ibu menderita osteoarthritis (OA) lutut, yaitu kelainan yang terjadi pada struktur anatomi di sendi lutut, yaitu: tulang, tulang rawan, ligamen dan otot.
OA lutut sering dialami oleh orang yang berusia lanjut. Penyebabnya tidak diketahui secara pasti, tetapi diyakini bahwa hal ini berhubungan dengan proses penuaan (degenerative). Keadaan lain yang dapat menjadi faktor risiko dan memperberat OA lutut ini adalah kelebihan berat badan.
Jaringan lemak yang terbentuk sebagai akibat kelebihan berat badan, merangsang pengeluaran zat-zat kimia di dalam tubuh, yang justru dapat menurunkan kualitas tulang rawan (sendi). Selain itu, kelebihan berat badan juga memberi beban mekanik yang besar pada sendi lutut tersebut.
Bila tidak mendapat penanganan yang baik, keadaan ini selanjutnya akan menimbulkan rasa nyeri dan gangguan pada pergerakan lutut. Konsultasikan keadaan Ibu pada dokter spesialis tulang (orthopaedi & traumatologi) di Rumah Sakit yang terdekat.
Terapi OA lutut, meliputi: modifikasi gaya hidup, pemberian obat (medikasi), injeksi, fisioterapi, hingga operasi. Penentuan jenis terapi ini berdasarkan derajat keparahan OA lututnya.
Ibu tidak kami anjurkan untuk mengangkat atau menjinjing beban berat sambil berdiri atau berjalan karena hal ini akan menambah beban pada lutut.
Bila Ibu tidak suka minum susu, terdapat banyak produk suplemen di apotek dengan kandungan kalsium yang telah terukur dosisnya. Untuk OA lutut stadium awal, suplemen yang mengandung glukosamin dan kolagen baik untuk dikonsumsi.
Benedictus Megaputera, dr.SpOT, MSi
Spesialis Orthopaedi & Traumatologi, Sub Spesialis Sports Medicine & Arthroscopy
Dosen Tetap di Fakultas Kedokteran Unika Widya Mandala Surabaya.
Anggota dari: Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Ahli Bedah Orthopaedi Indonesia (PABOI), Indonesian Orthopaedic Society for Sports Medicine & Arthroscopy (IOSSMA)
Praktik: Klinik Spesialis Bethany Care, Jl. Nginden Intan Timur I/ 29, Surabaya, Telp 031-5912727 (hunting)
(hrn/mer)











































