Bercinta Tiap Hari di Usia Paruh Baya, Apakah Ada Efeknya?

Bercinta Tiap Hari di Usia Paruh Baya, Apakah Ada Efeknya?

detikHealth
Selasa, 27 Agu 2013 18:18 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Bercinta Tiap Hari di Usia Paruh Baya, Apakah Ada Efeknya?
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Dok, saya pria berusia 52 tahun dan istri 45 tahun. Kami menikah 6 bulan yang lalu dalam status duda dan janda, masing-masing sudah mempunyai anak.

Kami melakukan ML hampir setiap hari sejak pertama menikah, paling sedikit satu kali dalam sehari sampai sekarang. Pertanyaan saya adalah, apakah ada dampak negatif terhadap kesehatan kami di kemudian hari? Terimakasih atas jawabannya.

Darwi (Pria Menikah, 52 tahun), damXXXX@qp.com.qa
Tinggi Badan 165 cm dan Berat Badan 66 kg

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawaban

Patut diberi acungan jempol bila Anda dan istri masih bisa ML setiap hari. Prinsipnya, hubungan seksual yang ideal adalah yang dilakukan atas kehendak bersama, pada kondisi fisik dan psikis yang bugar. Dengan demikian, tidak akan berdampak negatif pada kesehatan Anda, bahkan berdampak positif terhadap kesehatan di kemudian hari.

Salah satu efek positif ML, adalah timbulnya hormon endorphin saat orgasme, yang berkhasiat meningkatkan imunitas tubuh dan membuat relaksasi jasmaniah. Manfaat hubungan intim terhadap kesehatan dapat Anda dilihat pada: andriwanananda.blogdetik.com

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(mer/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads