Anak Saya Gemuk dan Hanya Mau Minum Dingin, Adakah Efek Buruknya?

Anak Saya Gemuk dan Hanya Mau Minum Dingin, Adakah Efek Buruknya?

detikHealth
Jumat, 30 Agu 2013 16:46 WIB
Leona Victoria Djajadi
Ditulis oleh:
Leona Victoria Djajadi
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Pengasuh Klinik Gizi Keluarga http://www.klinikgizi.info/. Follow twitter @Leona_victoria.
Anak Saya Gemuk dan Hanya Mau Minum Dingin, Adakah Efek Buruknya?
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Putra saya berumur 8 tahun. Berat 35 kg tinggi 110 cm. Kesukaannya adalah minum es teh manis, atau susu yang juga ditambah es. Dengan kata lain, setiap minuman yang dia minum selain pakai botol harus selalu dingin. Minum air putihnya sangat jarang, dan itupun harus dingin. Tiap malam dia masih minum susu botol (kalau susu botol baru hangat kuku).

Melihat ukuran tubuhnya yang 'cubby' alias gemuk, saya terkadang khawatir dengan keadaannya. So far, saat ini dia tidak mengeluh apa-apa dengan tubuhnya. Namun saya sangat mengkhawatirkan kondisinya. Saya takut dia dapat terkena DM, atau penyakit lainnya. Menurut Mbak Victoria, apa yang harus saya lakukan? Terimakasih.

Nani Dharmayanti (Perempuan menikah, 47 tahun)
nani_XXXXX@XXXXX.go.id
Tinggi badan 148 cm, berat badan 50 kg

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawaban

Halo Ibu Nani,

Tinggi anak Anda di bawah kurva pertumbuhan (<5th percentile), sedangkan beratnya ada di 95th percentile. Jadi dari kurva ini berat badan anak Anda sebenarnya masih kategori sehat, terutama jika memang selama ini selalu berada di kisaran 75-95th percentile. Masalahnya adalah tinggi badannya yang kurang, seharusnya paling tidak 115 cm tapi baiknya 120-130 cm untuk umur 8 tahun. Ratio tinggi dan berat yang tidak seimbang ini yang menyebabkan anak makin terlihat 'chubby'.

Penyakit DM yang ada di anak-anak biasanya tipe 1 dan ciri-cirinya adalah justru kurus tidak bisa gemuk, kecuali tipe 2 (biasanya menyerang orang paruh baya) yang bisa disebabkan oleh diabetes tipe 2 pada orang tua terutama ibu saat kehamilan.

Karena sekarang beratnya sudah di 95th percentile, sebaiknya kurangi minuman manis-manis rendah gizi seperti teh manis, sirop, jus buah komersial dan minuman bersoda dikurangi. Juga gorengan, krim, kue, lemak dan santan. Ini untuk mencegah kenaikan badan terlalu drastis sampai lewat dari 95th percentile.

Minum air putih dengan es agar menarik tambahkan potongan buah segar agat wangi dan agak manis alami seperti lemon, jeruk, strawberry, leci/mangga. Bisa juga dengan daun mint.

Leona Victoria Djajadi MND
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Pengasuh Klinik Gizi Keluarga http://www.klinikgizi.info/. Follow twitter @Leona_victoria.

(hrn/vit)

Berita Terkait