1. Apa suami termasuk lemah syahwat?
2. Bagaimana caranya agar saya bisa orgasme?
3. Apa saya bisa hamil meski selaput dara belum sobek dan belum orgasme? Terimakasih atas jawabannya.
Naelanael (Wanita Menikah, 28 tahun), t.toXXXX@yahoo.co.id
Tinggi badan 150 cm dan berat badan 43 kg
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum timbul perdarahan vagina sesudah sekian kali hubungan intim, bisa karena selaput-dara (hymen) elastis. Dapat pula karena penetrasi penis tidak sampai membuat sentuhan yang membuat hymen koyak.
Masih terlampau dini untuk menyatakan suami Anda mengalami Disfungsi Ereksi (DE), karena jangka waktu ereksi sampai satu jam, pertanda Mr P-nya cukup perkasa.
Agaknya, Anda yang perlu dipacu lebih lama gairah seksualnya menjelang penetrasi Mr P ke dalam vagina. Dengan demikian, suami harus aktif melakukan foreplay pada zona-zona erotik tubuh Anda, secara manual atau oral. Setelah gairah seksual Anda menghampiri puncaknya (beberapa saat sebelum orgasme), barulah Anda minta suami melakukan penetrasi Mr P.
Hamil tidak ditentukan oleh robek atau tidak sobeknya selaput dara, terjadi atau tidak terjadinya orgasme. Selaput dara yang elastis, artinya tidak akan pernah sobek setiap hubungan intim, bisa juga terjadi kehamilan. Jelasnya, selaput dara yang normal, terbuka bagian tengahnya, hingga darah haid bisa keluar setiap menstruasi. Juga pada wanita yang tidak pernah mengalami orgasme, bisa pula terjadi kehamilan, selama sel jantan (spermatozoa) bisa 'berjumpa' dengan sel betina (ovum) dalam rahim.
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.
(mer/)











































