Kenapa Ulu Hati Terasa Sakit Bila Naik Motor di Malam Hari?

Kenapa Ulu Hati Terasa Sakit Bila Naik Motor di Malam Hari?

Suherni Sulaeman - detikHealth
Sabtu, 05 Okt 2013 14:52 WIB
Kenapa Ulu Hati Terasa Sakit Bila Naik Motor di Malam Hari?
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Dokter Dito yang baik, saya sering sakit di bagian ulu hati setiap naik motor pada malam hari. Kalau ke dokter didiagnosis karena asam lambung. Terakhir kali ke dokter dikasih suntikan. Tapi kenapa ya sakitnya itu cuma setiap naik motor malam hari, kalau siang tak ada masalah? Terimakasih.

Dwi Aris Riyadi (Pria lajang, 24 tahun)
az_XXXXXXX@yahoo.co.id
Tinggi badan 165 cm, berat badan 52 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dear sahabatku Dwi Aris Riyadi yang dimuliakan Allah, terimakasih atas kepercayaannya kepada kami.

Dari pertanyaanmu di atas, maka kami menggarisbawahi adanya sakit atau nyeri di ulu hati sebagai keluhan utama.

Ada beberapa kemungkinan diagnosis dengan keluhan utama 'nyeri di ulu hati', seperti:
1. Sumbatan usus (intestinal obstruction)
Yang khas adanya nyeri hebat (kolik), pola obstruksi terlihat jelas pada pemeriksaan pencitraan (imaging).
2. Infeksi saluran empedu (cholangitis)
Yang khas adalah disertai demam, kuning, peningkatan bilirubin, meningkatnya enzim aspartate aminotransferase (AST) yang juga dikenal sebagai serum glutamic oxaloacetic transaminase (SGOT).
3. Kolesistitis akut
4. Kolik bilier
5. Aneurisma aorta diseksi
Onset terjadinya mendadak, nyeri dapat menjalar atau menyebar ke anggota gerak bawah (kaki).
6. Hepatitis
Ada lesu (malaise), kadar ALT (SGPT) lebih dari 1000.
7. Iskemia mesenterik
Nyeri perut hebat, terutama setelah makan (dinner), berat badan turun, perut berbunyi (bruit)
8. Pneumonia
Demam, sesak nafas, batuk, berdahak (sputum), nyeri dada.
9. Apendisitis (usus buntu)
10. Sindrom Fitz-Hugh-Curtis
11. Gastroesophageal reflux disease (GERD)
12. Hernia hiatal
13. Batuk kronis
14. Regangan otot perut (abdominal muscle strain)
15. Ulkus yang perforasi (bocornya luka)
16. Intoleransi laktose
17. Efek samping obat (aspirin dan golongan NSAIDs)
18. Gastritis
19. Dispepsia (indigestion)
20. Infark miokard
21. Perikarditis

Beragam diagnosis banding nyeri ulu hati di atas dapat disederhanakan menjadi:
1. Biliary: cholecystitis, cholelithiasis, cholangitis.
2. Jantung (cardiac): myocardial infarction, pericarditis.
3. Lambung (gastric): esophagitis, gastritis, peptic ulcer.
4. Pankreas: massa, radang (pancreatitis).
5. Pembuluh darah (vascular): aortic dissection, mesenteric ischemia.

Amatlah disayangkan bahwa sahabat Dwi Aris Riyadi belum mendefinisikan secara detail, terinci, dan kronologis tentang riwayat nyeri ulu hati yang dialaminya.

Misalnya: apakah nyeri muncul setelah makan, adakah sulit buang air besar (konstipasi), adakah mual atau muntah, misalnya ada muntah apakah nyeri berkurang setelah muntah, kondisi apa saja yang menyebabkan nyeri ulu hati itu menjadi ringan/menghilang dan memberat, apakah obat dokter efektif, apakah rasa nyeri di ulu hati itu pernah menjalar ke bagian/organ tubuh lainnya, apakah nyeri itu muncul akibat adanya nyeri dari organ tubuh lain, dsb.

Belum adanya petunjuk yang lengkap membuat kami belum dapat memastikan diagnosis, penyebab, dan belum dapat menjawab mengapa sakit yang dialami sahabat Dwi Aris Riyadi hanya setiap naik motor di malam hari.

Nah, untuk memastikan dan menegakkan diagnosis nyeri ulu hati, dokter akan merekomendasikan beberapa pemeriksaan berikut ini:
1. Hitung darah lengkap
2. Tes darah, misalnya: enzim pankreas (amylase, lipase), enzim hati (SGOT-SGPT), dsb.
3. Laju endap darah
4. Foto rontgen perut
5. Endoskopi

Computed tomography (CT) lebih baik jika dibandingkan dengan ultrasonography (USG) untuk menegakkan diagnosis appendicitis dan dapat mendeteksi penyebab extracolonic (di luar usus) pada kasus nyeri perut.

Untuk lebih memastikan diagnosis dan penyebab, kami rekomendasikan periksa ke dokter umum atau dokter keluarga terdekat.

Demikian penjelasan ini. Semoga memberi solusi.

Salam sehat dan sukses selalu!

Dokter Dito Anurogo

Pelopor dokter online (dokter digital), konsultan detik.com, penemu konsep hematopsikiatri, penulis 13 buku, salah satunya “5 Menit Memahami 55 Problematika Kesehatan”. Juara pertama kompetisi “2013 World Young Doctors’ Organization (WYDO) Indonesia Essay Contest Award”.

Penggagas dan pelopor konsep neuroedutainment (cara asyik dan mudah memahami medis, neurosains, dan neurologi) melalui permainan Brain Card Games (BCG).

Saat ini mengabdi dan berkarya di Neuroscience Department, Brain Circulation Institute of Indonesia, Surya University (BCII SU), Indonesia.

(hrn/up)

Berita Terkait