Anak Tengah Merasa 'Terintimidasi' oleh Si Sulung dan Bungsu

Anak Tengah Merasa 'Terintimidasi' oleh Si Sulung dan Bungsu

detikHealth
Selasa, 19 Nov 2013 13:25 WIB
Ditulis oleh:
Anak Tengah Merasa Terintimidasi oleh Si Sulung dan Bungsu
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Mbak Ratih, saya seorang ibu yang memiliki 3 orang putra. Perbedaan usia antara si sulung (14) dan anak tengah (11) tidak begitu jauh, tapi dengan adik bungsunya cukup jauh (4). Pertanyaan saya, seringkali anak kedua saya merasa marah, dianggap saya memperlakukannya berbeda jika dibandingkan dengan kakak atau adiknya. Padahal saya merasa tidak membeda-bedakan. Apa karena dia merasa kakaknya lebih dominan dan si adik sangat manja? Apa yang harus saya lakukan?

Sri (Perempuan menikah, 40 tahun)
ibusrXXXXX@gmail.com
Tinggi badan 157 cm, berat badan 52 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Halo Ibu Sri,

Memiliki buah hati adalah Anugrah yang harus selalu kita syukuri. Rasa syukur tersebut biasanya akan terlihat dari bagaimana cara kita mengasuh dan memperlalukan anak-anak kita setiap waktu. Orangtua perlu memahami bahwasanya dalam memperlakukan anak2 perlu memperhatikan keunikan setiap anak.

Jika saat ini, anak kedua Ibu merasa dibedakan mungkin saja hal itu merupakan akumulasi dari apa yang ia alami setiap harinya. Coba ajak bicara anak kedua Ibu dari hati ke hati dan ajak untuk mengidentifikasi situasi yang membuat ia menyimpulkan ketidakadilan tersebut.

Setelah Ibu mengidentifikasi situasi tersebut, lalu cari jalan keluar yang benar dan sesuai porsinya.

Namun, secara teori dan penelitian mengatakan bahwa anak tengah memang posisi yang memiliki potensi lebih besar untuk merasa tersaingi dan merasa diabaikan. Saya yakin Ibu dapat melalui ini dengan baik dan menemukan solusi yang terbaik. Tanamkan kepada anak bahwa Adil tidak harus sama, Adil adalah sesuai dengan kebutuhan.

Selamat mencoba.

Ratih Zulhaqqi, M.Psi
Psikolog Anak lulusan Magister Profesi Klinis Anak Universitas Indonesia. Saat ini berpraktik di Klinik Terpadu Fakultas Psikologi UI Depok dan Pusat Layanan Tumbuh Kembang KANCIL. Follow Twitter Ratih : @ratihyepe

(/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads