Alex (Laki-laki menikah, 45 tahun)
alexanderXXXXX@yahoo.co.id
Tinggi badan 169 cm, berat badan 70 kg
Jawaban
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk masalah sperma yang penting adalah bentuk dan kekuatan berenang sel spermanya (kualitas) Pak, bukan kuantitas semen karena semen itu kan isinya bukan hanya sperma tapi ada cairan lainnya juga.
Kualitas sperma dapat berkurang karena:
- Bertambahnya usia (melewati usia produktif)
- Merokok
- Minum alkohol dan kafein
Jika bapak ingin mempertinggi kualitas sperma demi kesuburan reproduktif, maka dari sisi diet disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang kaya akan:
- Seng dan selenium. Contoh sumber makanan yang kaya akan seng adalah daging merah yang rendah lemak (sisihkan lemak, urat dan kulitnya) dan kacang kacangan (dari familia “beans” bukan “nuts”, seperti kacang merah, kacang hitam, baked beans dst).
Makanan yang tinggi selenium: telur, daging, ikan dan roti.
- Vitamin D (untuk mobilitas sperma): biasanya terdapat di ikan dan produk susu
- Asam folat (untuk mempertinggi jumlah sperma): terdapat di dalam sayuran berwarna hijau tua seperti brokoli, bayam, kangkung, caisim. Juga terdapat di dalam jeruk dan kentang
- Antioksidant: terdapat di dalam buah-buahan dan sayur-sayuran.
Juga mohon diingat bahwa pria yang mempunyai BMI di atas 30 mempunyai resiko tinggi kualitas sperma yang rendah.
Leona Victoria Djajadi MND
Master of Nutrition and Dietetics (Ahli Gizi) dari University of Sydney. Dengan minat khusus pada program diet untuk oncology, cardiology, diabetes, gastrointestinal and life modification program diets. Pengasuh Klinik Gizi Keluarga http://www.klinikgizi.info/. Follow twitter @Leona_victoria.
(hrn/up)










































