Tak Bisa Berdiri Normal Akibat Cedera Lutut Padahal Sudah Berobat

Tak Bisa Berdiri Normal Akibat Cedera Lutut Padahal Sudah Berobat

detikHealth
Rabu, 18 Des 2013 17:15 WIB
Ditulis oleh:
Tak Bisa Berdiri Normal Akibat Cedera Lutut Padahal Sudah Berobat
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Saya Mengalami cedera lutut akibat main bola saya sudah ronsen, hasilnya persendian baik-baik saja. Obat dokter juga udah saya makan namun sudah 2 bulan masih belum sembuh. Di bagian pelipat lutut masih terasa aneh dan kaki saya tidak bisa berdiri dengan normal.

Ustman (Pria lajang, 27 tahun)
usman_XXXXX@yahoo.com
Tinggi badan 170 cm, berat badan 65 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pak Ustman Yth,

Pada sendi lutut terdapat struktur: jaringan keras (tulang dan sendi) dan jaringan lunak/ non-tulang (otot, ligament, meniscus). Keluhan yang Anda alami saat ini, bisa disebabkan oleh cedera pada salah satu atau beberapa struktur tersebut. Posisi lutut pada saat mengalami cedera sangat menentukan struktur apa yang mengalami cedera.

Untuk mendiagnosis keluhan ini, selain informasi yang sudah disampaikan, kami perlu melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang terhadap lutut Anda. Pemeriksaan fisik meliputi beberapa pemeriksaan, yaitu bertujuan untuk mengetahui rentang gerak sendi dan mengevaluasi stabilitas sendi lutut Anda. Pemeriksaan penunjang terhadap sendi lutut meliputi: foto rontgen (xray) bertujuan untuk mengetahui kondisi tulang/sendi, Magnetic Resonance Imaging (MRI) bertujuan untuk mengetahui keadaan struktur jaringan lunak/ non tulang, atau bahkan arthroscopy (teropong sendi) bertujuan untuk melihat secara langsung keadaan sendi lutut Anda menggunakan kamera fiber optic dan ditransmisikan ke layar monitor.

Pemeriksaan-pemeriksaan ini diperlukan untuk mengetahui penyebab (mendiagnosis) keluhan Anda sehingga dapat dilakukan perencanaan terapi yang tepat dan adekuat

Apabila terdapat cedera pada struktur non-tulang (otot, ligament, meniscus) terapi yang diberikan, bisa mulai: obat anti radang (oral atau gel) hingga operasi (arthroscopy, rekonstruksi)

Kami menyarankan Anda berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis orthopaedi dan traumatologi di rumah sakit terdekat untuk mendapatkan advis terapi yang terbaik terhadap keluhan ini.

Benedictus Megaputera, dr.SpOT, MSi

Spesialis Orthopaedi & Traumatologi, Sub Spesialis Sports Medicine & Arthroscopy. Dosen Tetap di Fakultas Kedokteran Unika Widya Mandala Surabaya. Anggota dari: Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Ahli Bedah Orthopaedi Indonesia (PABOI), Indonesian Orthopaedic Society for Sports Medicine & Arthroscopy (IOSSMA)
Praktik: Klinik Spesialis Bethany Care, Jl. Nginden Intan Timur I/ 29, Surabaya, Telp 031-5912727 (hunting)
Siloam Hospitals Surabaya
Jl. Raya Gubeng 70, Surabaya
Telp (031) 503 1533
Follow twitter @SbyKneeCenter

(hrn/vit)

Berita Terkait