Kenapa Masturbasi Lebih Berisiko Ketimbang Sanggama?

Kenapa Masturbasi Lebih Berisiko Ketimbang Sanggama?

detikHealth
Jumat, 14 Feb 2014 18:26 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Kenapa Masturbasi Lebih Berisiko Ketimbang Sanggama?
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Dok, saya mau tanya kenapa masturbasi berbeda dengan bersanggama, sedangkan keduanya pada akhirnya ejakulasi? Kenapa masturbasi lebih banyak risikonya ketimbang bersanggama? Jika dilihat 2 hal ini sama-sama bertujuan mencapai ejakulasi.

Steve (Pria Lajang, 21 tahun), stvXXX@yahoo.com
Tinggi badan 176 cm dan berat badan 65 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masturbasi berbeda dengan bersanggama, karena masturbasi tanpa objek hidup, bersenggama ada objek hidup, yaitu pasangan atau partner.

Jelasnya, masturbasi bisa dilakukan sekehendak hati pencapaian ejakulasi dan orgasmenya. Sedangkan bersanggama ada partner yang harus diimbangi, 'diperhitungkan', tidak bisa sekehendak hati lagi. Juga saat bersanggama yang ideal tercipta 'intimate-relationship' (hubungan intim dengan kasih sayang) yang tidak terwujud saat masturbasi. Maka, tidak jarang masturbasi punya dampak negatif ejakulasi dini (ED) saat pertama kali bersanggama dengan partnernya.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(mer/vit)

Berita Terkait