Sperma Hipospermia dan Hiperspermia, Apa Penyebabnya?

Sperma Hipospermia dan Hiperspermia, Apa Penyebabnya?

detikHealth
Jumat, 25 Apr 2014 18:15 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Sperma Hipospermia dan Hiperspermia, Apa Penyebabnya?
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta - Dok saya pernah membaca soal hipospermia dan hiperspermia. Bisa dijelaskan apa penyebabnya? Apa dampaknya pada kesuburan? Kapan sperma digolongkan hipospermia dan hiperspermia? Bagaimana cara mengatasinya? Apakah bisa disembuhkan? Terimakasih dokter.

James (Pria Lajang, 23 tahun), jamesXXXXd@gmail.com
Tinggi badan 173 cm dan berat badan 65 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Istilah hipospermia berkaitan dengan volume cairan sperma, normalnya sekitar 1 sendok teh (2-5 ml) setiap ejakulasi. Hiperspermia tidak pernah dipermasalahkan, karena volume ejakulasi cairan sperma lebih dari 1 sendok teh adalah normal.

Dalam dunia medis dipermasalahkan hipo-zoospermia, artinya jumlah sel jantan (spermatozoa, bukan cairannya) berkurang, normalnya di atas 20 juta sel/ml. Hal ini bisa mempengaruhi kesuburan.

Penyebabnya, ada gangguan di testis (buah zakar) dan epididimis (lapisan atas buah zakar), atau ada sumbatan di saluran keluarnya yang dikenal sebagai varikokel. Pengobatannya bergantung pada penyebabnya. Jelasnya, bisa dengan obat atau pembedahan.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(mer/vit)

Berita Terkait