Zhyzhy (Wanita jalang, 22 tahun)
zhyzhy.XXXXX@gmail.com
Tinggi badan 158 cm, berat badan 47 kg
Jawaban
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara umum, sakit maag terjadi karena ada ketidakseimbangan homeostasis di lambung dan/atau organ pencernaan lainnya, bentuknya bisa beragam, misalnya: produksi asam lambung meningkat. Penyebabnya pun beragam, salah satu diantaranya adalah pola makan yang tidak teratur. Solusinya, makanlah secara teratur. Misalnya sarapan jam enam pagi, ya, selamanya bila sarapan hendaklah tepat jam enam pagi. Kecuali memang ada kondisi lain, misalnya sedang berpuasa.
Biasakanlah memakan makanan sehat dan menyehatkan, seperti sayuran dan buah-buahan. Boleh dijus. Hindari konsumsi makanan atau minuman yang terlalu asam, masam, pedas, panas. Hindari pula konsumsi makanan atau minuman dengan zat pengawet, zat pewarna, zat pemanis, meskipun sedikit. Hindari merokok (baik pasif maupun aktif). Hindari konsumsi alkohol.
Pikiran hendaklah senantiasa optimis dan positif serta idealnya diiringi berolahraga, minimal 30 menit setiap harinya. Bila sibuk, maka ada strategi khusus: memarkir kendaraan agak jauh dari kantor, sehingga bisa berjalan kaki. Ini juga termasuk berolahraga. Hindari bekerja terlalu keras (workaholic), hindari pula lembur. Luangkanlah waktu setiap harinya (minimal 30 menit) untuk relaksasi atau meditasi, membaca kitab suci, humor atau bersenda gurau dengan sahabat, menulis di buku harian, bernyanyi atau berkaraoke.
Agar tubuh tetap fit setiap hari, maka konsumsilah menu 4 sehat 5 sempurna, serta berpola hidup yang seimbang, selaras, dan serasi, baik secara jasmani, maupun ruhani.
Demikian penjelasan ini, semoga memberikan solusi.
Salam sehat dan sukses selalu!
Dokter Dito Anurogo
Penulis 15 buku, berkarya di Comprehensive Herbal Medicine Institute (CHMI), Center for Robotic and Intelligent Machines (CRIM), serta Brain and Circulation Institute of Indonesia (BCII), Surya University, Indonesia.
(hrn/up)











































