Tasya (Wanita lajang, 24 tahun)
tasya_ananditaXXXXX@yahoo.com
Tinggi badan 155 cm, berat badan 48 kg
Jawaban
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Disfungsi orgasme primer, yaitu tidak pernah mencapai orgasme dengan cara apapun sejak semula
2. Disfungsi orgasme sekunder, sebelumnya pernah mencapai orgasme, tapi kemudian tidak mampu lagi karena sesuatu sebab
3. Disfungsi orgasme situasional, yaitu hanya dapat mencapai orgasme melalui atau pada situasi tertentu, misalnya: orgasme tidak dapat dicapai dengan hubungan seksual tapi dapat dengan cara lain (masturbasi), orgasme dapat dicapai dalam situasi saat berlibur di tempat baru (Pangkahila W, 2000)
Penyebab disfungsi orgasme pada wanita:
- Hambatan psikis
- Gangguan fisik
- Tiadanya komunikasi dengan pasangan
- Rangsangan seksual tidak cukup diterima
- Posisi hubungan seksual yg tidak efektif
- Disfungsi seksual di pihak pria hingga tidak mampu memicu orgasme wanita pasangannya (Pangkahila W,2000)
Terapinya bergantung pada penyebabnya. Bila gangguan penyebab pada pria pasangannya, maka gangguan pada pasangannya harus diatasi dulu.
Diharapkan penjelasan singkat ini dapat memberikan secercah pencerahan tentang anorgasmia (disfungsi orgasme) pada Anda.
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.
(hrn/up)











































