Kartika (Perempuan menikah, 27 tahun)
princestoonXXXXX@yahoo.co.id
Tinggi badan 160 cm, berat badan 49 kg
Jawaban
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anyang-anyangan memang harus segera diatasi, sesuai dengan penyebab yang mendasarinya. Anyang-anyangan biasa dijumpai pada orang dengan hipertensi, osteoporosis, kolesterol darah yang tinggi, multiple sclerosis, depresi.
Berikut ini beragam kemungkinan penyebab (etiologi), sekaligus diagnosis banding dari anyang-anyangan:
A. anyang-anyangan karena kapasitas kandung kemih yang menyempit secara anatomis:
1. batu kandung kemih
2. penekanan (kompresi) kandung kemih oleh tumor pelvis
3. fibrosis dinding kandung kemih
4. sistitis radiasi
5. kanker kandung kemih
B. anyang-anyangan karena kapasitas kandung kemih yang menurun secara fungsional:
1. peradangan/inflamasi, misalnya: infeksi kandung kemih, prostatitis
2. urin residual postvoid oleh obstruksi subvesical (misalnya: BPH/Benign Prostatic Hyperplasia)
3. disfungsi kandung kemih neurogenik
4. penyebab psikologis (kejiwaan)
Psychological causes
C. anyang-anyangan karena peningkatan produksi urine
Peningkatan produksi urin didefinisikan sebagai output (masukan) urin lebih dari 2,5–3 liter/24 jam.
1. banyak minum
2. polidipsi psikogenik
3. diabetes mellitus
4. diabetes insipidus
Untuk memastikan penyebab dan diagnosis pasti dari anyang-anyangan, diperlukan anamnesis yang komprehensif dan terarah, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, sesuai rekomendasi dokter.
Pemeriksaan laboratorium yang umumnya disarankan oleh dokter antara lain: urinalisis dipstick, pemeriksaan kadar glukosa, pemeriksaan mikroskopik urin.
Solusi anyang-anyangan secara umum adalah mengurangi intake (asupan) diet dari minuman yang kaya akan oksalat, seperti: teh dan jus yang bersifat asam (misalnya: jus apel). Medikasi atau obat-obatan, seperti: golongan antikolinergik (oxybutynin), indomethacin, hanya boleh direkomendasikan dan diresepkan oleh dokter; mengingat efek samping yang berbahaya bagi tubuh. Biofeedback berpotensi efektif mengatasi anyang-anyangan, meskipun masih memerlukan riset lanjutan.
Demikian penjelasan ini, semoga memberikan solusi.
Salam sehat dan sukses selalu.
Dito Anurogo
Penulis 15 buku, bersertifikasi ANLS, ATLS, ACLS, Hiperkes, Batra.
detikcom
(hrn/vta)










































