Bercinta Setelah Sembuh dari Sakit Tifus, Bolehkah?

Bercinta Setelah Sembuh dari Sakit Tifus, Bolehkah?

detikHealth
Senin, 13 Okt 2014 18:16 WIB
Dr. Andri Wanananda MS
Ditulis oleh:
Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.
Bercinta Setelah Sembuh dari Sakit Tifus, Bolehkah?
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Bolehkah berhubungan intim setelah sembuh dari penyakit tifus?

Mansyah (Pria 33 tahun)
mansyah_cbtXXXXX@yahoo.co.id
Tinggi badan 165 cm, berat badan 60 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berhubungan intim setelah sembuh dari penyakit tifus (typhoid fever) tidak masalah. Jelasnya, penyakit tifus tergolong penyakit yang ditularkan melalui air (water borne disease) yang terkontaminasi oleh tinja penderita.

Kendati pun, kesembuhan seorang pasien tidak sempurna, yang disebut 'carrier', di mana kuman tifus masih ada dalam tubuh penderita (bersembunyi dalam kantung empedunya) tanpa menimbulkan gejala sakit; bila ia berhubungan intim tidak akan menulari pasangannya.

Pada penderita yang tergolong 'carrier' kuman tifus merembas melalui tinja yang kemudian disebarkan melalui yang terkontaminasi tinjanya. Kontak penis dengan vagina tidak akan menularkan kuman tifus.

Dr. Andri Wanananda MS
Anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) serta pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta.

(hrn/vit)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads