Pitri Ulandari (Wanita 17 tahun)
ucipitriXXXX@yahoo.com
Tinggi badan 150 cm, berat badan 49 kg
Jawaban
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut beberapa referensi, posisi tidur terbaik adalah posisi tengkurap (telungkup). Sehingga kalau kita perhatikan, adik bayi paling senang tidur tengkurap. Paru-paru akan lebih mudah mengembang dalam keadaan tengkurap.
Namun orang dewasa pada umumnya tidak terbiasa dengan tidur tengkurap. Banyak yang terbiasa tidur dengan posisi telentang. Padahal saat tidur telentang, sekat antara rongga dada dengan rongga perut lebih mudah menekan lambung, akibatnya ulu hati terasa sakit.
Ulu hati sakit ini bisa juga disebabkan karena meningkatnya produksi asam lambung. Alangkah bijaksana bila saudari Pitri segera memeriksakan diri ke dokter; benarkah ada gangguan lambung dan/atau saluran pencernaan. Bila ada, maka dokter akan memberikan penatalaksanaan yang sesuai. Insya Allah kondisi saudari Pitri segera membaik.
Solusi lainnya, cobalah untuk tidur dengan posisi menyamping kanan (miring ke sebelah kanan). Boleh dengan meletakkan telapak tangan kanan di bawah pipi kanan. Tentunya sebelum tidur hendaklah berdoa terlebih dahulu. Pada posisi tidur seperti ini, posisi hati stabil, jantung hanya terbebani oleh paru-paru kiri yang berukuran kecil, dan makanan selesai dicerna dalam waktu 2,5 - 4,5 jam. Sedangkan dengan posisi tidur lainnya, makanan selesai dicerna dalam waktu 5 - 8 jam.
Demikian penjelasan ini, semoga memberikan solusi.
Salam sehat dan sukses selalu.
Dokter Dito Anurogo
Penulis 15 buku, bersertifikasi ANLS, ATLS, ACLS, Hiperkes, Batra.
(hrn/vit)











































