Fitria (Wanita lajang, 25 tahun)
fi3a_fauziahXXXXX@yahoo.co.id
Tinggi badan 164 cm, berat badan 50 kg
Jawaban
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Osteoporosis, oleh beberapa literatur kedokteran, dijuluki sebagai 'The Silent Thief', yaitu suatu kelainan tulang yang terjadi secara progresif, dimana selama perjalanannya tidak menimbulkan keluhan secara nyata. Keluhan baru terjadi setelah tulang mengalami patah.
Wanita dan pria bisa menderita osteoporosis, tetapi persentase wanita menderita osteoporosis lebih besar dibandingkan pria. Mengingat sifatnya yang 'silent', sebaiknya para wanita yang berusia di atas 45 tahun, apalagi bila memiliki riwayat keluarga yang menderita osteoporosis, diharapkan memperhatikan kondisi tubuhnya dengan seksama dari waktu ke waktu, yaitu: apakah mengalami bungkuk, apakah tinggi badannya menyusut. Bila demikian adanya, sebaiknya melakukan pemeriksaan kepadatan tulang secara rutin, yaitu satu tahun sekali.
Perihal hasil pemeriksaan kepadatan tulang Anda, yang pada saat itu dinyatakan sebagai osteoporosis, sebaiknya Anda jangan berkecil hati dulu. Apabila Anda merasa bahwa tubuh Anda sehat-sehat saja dan tidak ada keluhan apapun selama ini dan hasil pemeriksaan kepadatan tulang tersebut didapatkan dari alat periksa kepadatan tulang di tulang tumit saja (menggunakan pDEXA, yaitu alat periksa kepadatan tulang yang mobile, bisa dibawa kemana-mana), maka Anda bisa melakukan pemeriksaan kepadatan tulang lanjutan yang lebih lengkap, yaitu dilakukan pemeriksaan di beberapa bagian tubuh sekaligus, yaitu pergelangan tangan, tulang belakang dan panggul, menggunakan DEXA, di pusat diagnostik atau rumah sakit.
Osteoporosis tidak ada derajatnya, melainkan kepadatan tulanglah yang terbagi menjadi tiga derajat, yaitu: Normal (bila nilai BMD di atas -1 SD), Osteopenia (bila nilai BMD di antara -1SD s.d -2.5 SD) dan Osteoporosis (bila nilai BMD di bawah -2.5 SD)
Bila Anda memerlukan konsultasi lebih lanjut, dapat berkonsultasi ke dokter spesialis orthopaedi & traumatologi di rumah sakit yang terdekat, atau dapat berkonsultasi dengan kami apabila anda berdomisili di Surabaya.
Benedictus Megaputera, dr.SpOT, MSi
Dokter Spesialis Orthopaedi & Traumatologi, Sports Medicine & Arthroscopy
di Siloam Hospitals Surabaya & RKZ Surabaya
www.SurabayaKneeCenter.com
(hrn/vit)











































