Seperti Ada 'Ingus' Antara Hidung dan Mulut, Bagaimana Menghilangkannya?

Seperti Ada 'Ingus' Antara Hidung dan Mulut, Bagaimana Menghilangkannya?

detikHealth
Rabu, 05 Nov 2014 13:15 WIB
Ditulis oleh:
Seperti Ada Ingus Antara Hidung dan Mulut, Bagaimana Menghilangkannya?
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Dokter saya sudah mengalami ingus sejak kecil, sampai sekarang saya masih merasa seperti ada ingus antara hidung dan mulut saya, terutama kalau minum yang dingin atau dalam hawa yang dingin. Obat apa yang digunakan untuk menghilangkan penyakit itu yah Dok? Terimakasih.

Chriz (Pria lajang, 30 tahun)
chriz.rohyXXXXX@yahoo.com
Tinggi badan 170 cm, berat badan 70 kg

Jawaban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dear saudara Chriz Rohy yang dimuliakan di dalam kasih Allah, terimakasih atas kepercayaannya kepada kami. Langsung saja kita menuju ke pokok permasalahan, ya.

Mencermati kondisi Anda, kemungkinan besar mengarah ke gangguan saluran pernapasan bagian atas, dengan diagnosis banding: rinitis alergi persisten, rinosinusitis kronis, seasonal allergic rhinitis, atau perennial allergic rhinitis. Tentunya tidak menutup kemungkinan diagnosis lainnya, mengingat adanya ingus ini memerlukan evaluasi lebih lanjut oleh dokter umum atau dokter spesialis THT.

Untuk menegakkan diagnosis rinitis alergi, dokter akan menggunakan kuesioner rinitis alergi yang direkomendasikan oleh The International Primary Care Respiratory Group (IPCRG). Adapun pemeriksaan dengan rinoskopi anterior, endoskopi nasal, atau tes kulit alergi juga diperlukan untuk memastikan diagnosis rinitis yang menetap atau membandel.

Untuk terapi rinitis alergi, dokter akan merekomendasikan pemberian obat golongan antihistamin, atau golongan 'histamine H1-receptor antagonist' yang kuat, glukokortikosteroid intranasal, dekongestan (oral/intranasal).

Menurut Mullol J, dkk (2005), Levocetirizine adalah obat golongan 'potent histamine H1-receptor antagonist' yang terbukti efektif mengatasi seasonal allergic rhinitis, perennial allergic rhinitis, dan rinitis alergi persisten.

Menurut Bachert C (2009), obat golongan antihistamin generasi kedua (yaitu: desloratadine, fexofenadine, levocetirizine) merupakan terapi yang tepat untuk mengatasi rinitis alergi.

Pemilihan jenis obat dengan dosis yang tepat lebih bijaksana bila dikonsultasikan ke dokter, untuk meminimalkan timbulnya efek samping yang mungkin terjadi.

Demikian penjelasan ini, semoga memberikan solusi.

Salam sehat dan sukses selalu!

Dokter Dito Anurogo
Penulis 15 buku, bersertifikasi ANLS, ATLS, ACLS, Hiperkes, Batra.

(hrn/vit)

Berita Terkait